Pep Guardiola inginkan treble di musim terakhirnya

KANALSATU - Bayern Munchen bukan tidak mungkin meraih treble di musim terakhir Pep Guardiola. Saat ini, di antara semifinalis Liga Champions, Die Roten menjadi satu-satunya yang berpeluang merebut tiga gelar. Mungkinkah Bayern bakal memberikan kado perpisahan manis untuk Pep yang akan melatih Manchester City?

Kemenangan Bayern Munchen di semifinal DFB Pokal 2016 kontra Werder Bremen, menjamin tiket ke partai puncak Piala Jerman tersebut. Dengan demikian, saat ini Bayern masih hidup di tiga kompetisi. Di Liga Jerman, tempat mereka dengan nyaman unggul tujuh poin dari pesaing terdekat Borussia Dortmund, Die Roten tampaknya tak akan kesusahan.

Dengan melihat poin saat ini, maka Bayern Munchen akan juara di spieltag 32 atau dua pekan lagi. Dan andai gelar yang tinggal seujung kuku itu didapatkan, Die Roten akan memecahkan rekor sebagai tim pertama di Bundesliga yang bisa meraih gelar juara Liga Jerman dalam empat musim beruntun. Satu di era Jupp Heynckes, dan tiga sisanya di era Pep Guardiola.

Di DFB Pokal, Bayern Munchen bakal menuntaskan dendam musim lalu, kala mereka cuma terhenti di semifinal. Die Roten kini tinggal menunggu lawan, apakah Borussia Dortmund yang maut, ataukah Hertha Berlin yang musim ini tampil luar biasa. Bahkan meski yang dihadapi adalah BVB, peluang Bayern untuk menang tetaplah lebih besar.

Terakhir, ada Liga Champions. Di sinilah kutukan tengah dialami Pep Guardiola. Ia sudah gagal dalam tiga semifinal beruntun, sejak bersama Barcelona di musim 2011-2012, disusul dengan saat di Bayern dalam dua musim awal. Kini ada tantangan dari Atletico Madrid, yang musim ini berpeluang merebut dua gelar.

Di atas kertas, Bayern lagi-lagi diunggulkan. Namun, Liga Champions lebih rumit daripada kompetisi mana pun. Tapi yang pasti jika Bayern berhasil merebut treble, mereka mengulang kejadian tiga musim lalu, di saat musim terakhir bersama Jupp Heynckes. Deja vu.(win12)

 

Komentar