Pemerintah Venezuela tidak anggarkan gaji bagi Parlemen

KANALSATU - Ketua Majelis Nasional Venezuela yang dikuasai oposisi mengatakan pada Rabu (27/04) legislatif tidak bisa menggaji anggota parlemen atau pegawai karena pemerintah tidak mengalokasikan anggarannya.
Tokoh oposisi terkemuka Henry Ramos Allup mengatakan kepada wartawan bahwa legislatif kehabisan uang, korban terbaru dari krisis yang melanda negara tersebut.
“Tidak ada uang untuk membayar gaji bulan ini... karena pemerintah tidak memberikan kami dana,” katanya.
“Anggota parlemen dan pegawai harus memahami bahwa jika kami tidak bisa membayarkan gaji mereka, mereka harus pergi ke Kementerian Keuangan dan istana kepresidenan untuk mengambil gaji mereka,” imbuhnya dengan nada sinis.
Oposisi mengambil alih legislatif pada Januari, setelah meraih kemenangan besar dalam pemilu, sementara rakyat Venezuela menghukum Presiden Nicolas Maduro atas resesi besar-besaran, kelangkaan parah dan anjloknya harga.
Tangan kanan Maduro, Diosdado Cabello -- pendahulu Ramos -- memperingatkan bahwa pemerintah akan memangkas dana untuk legislatif.(AFP/Antara)