India bakal publis data diri penjahat pelecehan seksual

Pemerkosaan di India membuat banyak pihak marah. Bahkan banyak pihak yang mendukung pelakunya dihukum gantung. (Foto AFP)

KANALSATU - Sebuah kebijakan tegas diberlakukan Pemerintah India yang kini tengah membuat rencana untuk mengumumkan daftar para terdakwa dalam kasus kejahatan seksual.

Hal ini secara khusus disampaikan oleh seorang menteri dalam kabinet India.

Lebih jauh Menteri muda dalam negeri Kiren Rijiju mengatakan 'panduan sedang disiapkan dalam konsultasi bersama dengan beberapa kementrian lain.'

Langkah ini diambil di tengah tuntutan yang meluas untuk diberlakukannya hukuman lebih berat bagi para penjahat seksual, sesudah terjadinya pemerkosaan oleh sekelompok pria yang berujung pada kematian seorang mahasiswa di Delhi, pada 2012 lalu.

Peristiwa ini menimbulkan gelombang protes dan diperkenalkannya undang-undang anti kejahatan seksual yang lebih keras.

Namun serangan seksual terhadap perempuan dan anak-anak masih terus dilaporkan terjadi di seluruh negeri.

Rencana untuk menerbitkan nama para penjahat mencakup rincian termasuk nama, alamat, nomer telepon, dan foto terakhir mereka.

Kejahatan yang termasuk mulai dari membuntuti dan mengintip, hingga pemerkosaan dan serangan seksual. Para penyerang terhadap anak-anak juga akan dimasukkan ke dalamnya.

"Ini akan menimbulkan ketakutan dalam pikiran para penjahat seksual dan masyarakat akan mendapat manfaat dari kebijakan ini," kata seorang menteri lain.

Para pejabat mengatakan rencana ini masih permulaan dan akan diselenggarakan konsultasi publik mengenai hal ini. (bbc/win7)

Komentar