Idrus Marham mundur sebagai Caketum Partai Golkar

KANALSATU – Idrus Marham, yang selama ini menjabat sebagai Sekjen Partai Golkar (PG) memutuskan mundur dari pencalonannya sebagai Ketua Umum (Ketum) partai berlambang pohon beringin tersebut  tanpa menyampaikan alasannya.

Pernyataan mundur itu disampaikan sendiri oleh Idrus Marham dalam acara sosialisasi Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munas LB) PG di Jakarta, Senin (2/5). "Saya mohon maaf kepada Steering Committee. Saya menyatakan tidak maju sebagai calon ketua umum," kata Idrus. 

Meski Idrus tidak menyebutkan alasan dirinya mengundurkan diri, namun tokoh muda asal Sulawesi Selatan (Sulsel) itu mempersembahkan buku karyanya kepada para bakal calon Ketum lainnya sebagai pertanda pengabdian dan sumbangsih pemikiran dalam memajukan PG ke depan. 

"Buku ini saya dedikasikan kepada bakal calon Ketum PG. Semoga bermanfaat," ujar Idrus seperti dilansir dari LKBN Antara (2/5. “Saya berharap Ketum PG terpilih nantinya dapat terinspirasi oleh buku hasil pemikiran saya ini,” tambahnya.

Idrus yang sejak remaja sudah dikenal sebagai aktivis PG di DKI Jakarta ini, berharap kepada  figur terpilih Ketum PG agar mempelajari buah pemikirannya, yang kemungkinan bisa dijadikan inspirasi dalam memimpin PG yang ke depan nota-bene makin banyak tantangannya.
"Siapapun yang terpilih, saya harap dapat terinspirasi oleh gagasan saya. Gagasan saya ini khusus untuk PG," ujar Idrus.

Sebagaimana diketahui, Munas LB PG akan diselenggarakan di Bali pada 23-26 Mei 2016. Dengan mundurnya Idrus, maka masih ada sejumlah caketum lainnya, seperti Ade Komarudin, Syahrul Yasin Limpo, Priyo Budi Santoso, Setya Novanto, Azis Syamsudin, dan lainnya. 

Sementara itu, sejumlah sumber di elit PG yang tidak bersedia disebut identitasnya, menyatakan siapapun yang terpilih sebagai Ketum PG adalah kemenangan Aburizal Bakrie pasca pergulatan kepemimpinan di tubuh partai, dan Idrus Marham akan tetap dipercaya sebagai Sekjen partai tersebut.(ant/win5)

Komentar