Nokia pangkas lebih dari 1.000 karyawan di Finlandia

KANALSATU - Raksasa ponsel Nokia akan merumahkan lebih dari 1.000 karyawan di Finlandia, menurut pengumuman perusahaan itu pada Jumat (20/05), sebagai bagian dari langkah pemangkasan biaya menyusul mergernya dengan Alcatel-Lucent.
Pernah menjadi produsen ponsel papan atas dunia, Nokia gagal mengungguli dominasi Samsung dan Apple di pasar smartphone dan tablet dalam beberapa tahun terakhir. Namun, pada bulan ini Nokia mengatakan pihaknya akan kembali ke pasar yang sangat kompetitif itu.
Nokia pada bulan lalu mengatakan pihaknya akan memangkas 1.300 karyawan di Finlandia tapi jumlah yang diumumkan pada Jumat sedikit lebih rendah, yaitu 1.032.
Perusahaan tersebut menargetkan penghematan sebesar 900 juta euro (sekitar Rp13,7 triliun) per tahun mulai 2018 dan pemutusan hubungan kerja lebih lanjut kemungkinan akan terjadi di seluruh dunia.
Dalam pengumuman laba pertamanya sejak merger dengan rival Prancis-Amerikanya Alcatel-Lucent, Nokia pada awal bulan ini melaporkan kerugian bersih sebesar 513 juta euro (sekitar Rp7,8 triliun) pada kuartal pertama.(AFP/Antara)