Lawan Argentina, Klinsmann terapkan strategi anti Messi

KANALSATU - Jadwal Argentina vs AS di semifinal Copa America 2016 pada Rabu (22/6) menjadi ajang pertaruhan tersendiri untuk Jurgen Klinsmann. Sang pelatih Amerika Serikat bakal menjalani salah satu laga terpenting. Lalu, apakah Klinsmann bakal menyiapkan strategi anti Messi untuk mematikan langkah Argentina?
Jelang semifinal Piala Amerika 2016, Amerika Serikat jelas dipandang lebih remeh. Lawan mereka, Argentina, adalah tim nomor satu di dunia. Mereka mencetak 14 gol dalam empat laga menuju laga ini. Albiceleste juga memiliki segudang pemain yang luar biasa dari segi individual di tingkat klub.
Sergio Aguero, Angel Di Maria, Ever Banega, hingga Marcos Rojo adalah deretan nama elite. Belum lagi Lionel Messi, sosok pemain terbaik dunia yang sudah lima kali meraih Ballon d’Or dalam kariernya. Namun, Jurgen Klinsmann menegaskan, “Kami sama sekali tidak takut melawan mereka (Argentina).”
“Kami mengagumi pemain mereka, dan saat ini adalah momen istimewa. Saya berkata kepada para pemain kemarin sebelum kami berlatih ‘Ini adalah kesempatan satu-satunya sepanjang hidup bagi kalian. Kita sudah tiba di semifinal. Kalian sudah membuat diri sendiri bangga, tapi kini, lakukan lebih jauh lagi’.”
Menurut Klinsmann, timnya sudah siap melakukan segala cara untuk menghentikan Argentina, “Kami siap menggigit, bertarung, mengejar, dan mengepung mereka. Kami tidak takut apa pun. Kami sepenuhnya siap melawan Argentina, salah satu tim terbaik dunia dengan bintang besar mereka, Lionel Messi. Ini adalah laga tunggal (bukan sesuatu yang diukur dari kompetisi panjang) dan segala sesuatu bisa terjadi.”
Klinsmann sendiri masih berteka-teki, apakah menyiapkan segel khusus untuk Lionel Messi atau tidak. Namun, ia menyiratkan perang terbuka. AS pernah menahan Portugal yang punya Cristiano Ronaldo –rival abadi Messi–. Jadi, kali ini membalikkan semua ramalan masih bisa terjadi.
“Saya tidak bisa berkata banyak tentang Messi. Kami (AS) sudah pernah menghadapi Cristiano Ronaldo dan tim Portugal di Manaos (di Piala Dunia 2014), dan kami unggul 2-1 hingga menit 93 (sebelum disamakan jadi 2-2).”(win12)