UE kaji kemungkinan dampak merger Bayer-Monsanto

KANALSATU - Uni Eropa (UE) akan mempelajari dampak rencana raksasa bisnis produk kimia Jerman Bayer untuk mengakuisisi perusahaan benih Amerika Serikat (AS) Monsanto senilai 66 miliar dolar Amerika (setara Rp865,26 triliun) terhadap pasar Eropa, menurut keterangan sejumlah pejabat terkait, Kamis (15/09).
Kesepakatan tersebut, yang diumumkan pada Rabu, akan menciptakan salah satu perusahaan terbesar di sektor agrobisnis dan dengan nilai transaksi sebesar Rp865,26 triliun, akan menjadi akuisisi terbesar yang dilakukan perusahaan Jerman.
Komisaris Persaingan Usaha Eropa Margrethe Vestager mengatakan UE perlu menjamin kesepakatan akuisisi tersebut, yang masih harus disetujui oleh badan regulasi, tidak akan memicu monopoli yang merugikan petani dan konsumen.
“Hal terpenting bagi kita adalah pascamerger para petani memiliki pilihan, yakni sebagai petani sekaligus konsumen, mereka dapat bebas memilih berbagai benih, mereka tidak hanya bergantung pada satu produsen dan satu set pestisida,” ujarnya.
“Kami akan mempelajari dampak pascamerger,” ujar Vestager dalam konferensi di Paris.(AFP/Ant)