Sepertiga serangan Saudi di Yaman hantam area sipil

KANALSATU - Lebih dari sepertiga serangan udara pimpinan Amerika Serikat (AS) di Yaman menghantam beberapa lokasi yang ditempati warga sipil seperti sekolah, rumah sakit dan masjid, menurut survei konflik yang dipublikasikan The Guardian pada Jumat (16/09).
Hasil temuan tersebut berasal dari Proyek Data Yaman (Yemen Data Project/YDP), sebuah kelompok pakar keamanan dan HAM yang memeriksa lebih dari 8.600 serangan udara dalam aksi yang terjadi antara Maret 2015 hingga akhir Agustus tahun ini.
Dari jumlah tersebut, mereka menemukan 3.577 serangan tercatat menghantam lokasi militer dan 3.158 menerjang lokasi nonmiliter, sementara 1.882 serangan dilaporkan menghantam lokasi yang tidak diketahui, ungkap The Guardian.
Pada aksi serangan yang dipimpin Arab Saudi, survei mencatatkan 942 serangan udara menghantam area permukiman, 114 serangan di pasar, 34 di masjid, 147 di gedung sekolah, 26 di universitas dan 378 serangan pada moda transportasi.
Penelitian yang menurut laporan didasarkan pada data dari berbagai sumber yang mencakup penelitian di lapangan itu menunjukkan bahwa satu bangunan sekolah tertentu terkena hantaman hingga sembilan kali, sementara satu pasar tertentu terkena serangan hingga 24 kali.
Kelompok tersebut menyebutkan bahwa koalisi menyerang lebih banyak lokasi nonmiliter dibandingkan dengan lokasi militer.
Menteri Luar Negeri Saudi Adel al Jubeir seperti dikutip oleh The Guardian membantah dan menyatakan laporan tersebut “sangat berlebihan.” Mereka juga menentang metodologi yang digunakan dalam penelitian itu.(AFP/Ant)