Saudi, negara kaya yang terlambat bayar gaji staf RS

KANALSATU - Staf di sebuah rumah sakit di wilayah timur Arab Saudi melakukan menggelar mogok terkait gaji yang belum dibayarkan, kata para pekerja pada Senin (19/09), dalam kasus kesulitan keuangan terbaru yang dialami Saudi.
"Kami sedang mogok," kata seorang perawat di Rumah Sakit Spesialis Saad di kota pesisir Al Khobar kepada AFP melalui telepon.
"Kami belum menerima gaji selama tiga setengah bulan," katanya, yang namanya tidak disebutkan karena takut dipecat. Dia mengatakan bahwa rumah sakit tersebut adalah bagian dari Saad Group.
Saad Group, perusahaan yang berbasis di Arab Saudi, itu dalam situsnya mengatakan mereka menjalankan "berbagai macam bisnis" di Teluk dan memiliki investasi di seluruh dunia.
Konglomerat Keuangan dan konstruksi yang dikontrol oleh miliarder Arab Saudi Maan al Sanae tersebut memutuskan berpisah dari grup bisnis Arab Saudi Algosaibi Family saat krisis keuangan global 2008-2009.
Perusahaan konstuksi Arab Saudi terkena dampak krisis keuangan pada tahun ini, dengan puluhan ribu karyawannya belum menerima gaji.
Pada Maret, sejumlah sumber mengatakan bahwa tertundanya penerimaan dari pemerintah – akibat anjloknya harga minyak -- membuat para karyawan dari raksasa konstruksi Arab Saudi mengalami kesulitan.(AFP/Ant)