Polisi tak temukan bahan peledak di Waduk Jatiluhur

Kapolda Jabar Irjen Anton Charliyan.

KANALSATU - Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri tidak menemukan bahan peledak dalam penggerebekan empat orang terduga teroris di Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat, Ahad (25/12). Namun, polisi terus menyisir lokasi penggerebekan, termasuk menyisir area Waduk Jatiluhur untuk memastikan kaawsan itu benar-benar aman dan steril.

“(Bahan peledak) Ditemukan dalam penggerebekan di Tangerang beberapa waktu lalu. Di sini tidak ditemukan bahan peledak. Namun, polisi menyita senjata tajam dan surat kesediaan menjadi calon pengantin bom bunuh diri,” kata Kapolda Jabar Irjen Anton Charliyan tegas saat meninjau lokasi penggerebekan di Jatiluhur, Kab. Purwakarta, Ahad.

Aparat Densus 88 Antiteror Mabes Polri telah melumpuhkan empat terduga teroris di Jatiluhur, Kab. Purwakarta. Dalam penggerebekan tempat persembunyian terduga teroris itu, tim Densus 88 menembak mati dua orang dan menangkap dua orang lainnya.

Informasi dari Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri Brigjen Rikwanto menyebutkan, penggerebekan dilakukan sekitar pukul 09.00 WIB. Dalam penggerebekan di jalan Ubrug, Cibinong, Kecamatan Jatiluhur, Kab. Purwakarta itu, Densus 88 menangkap kedua orang terduga teroris, masing-masing Ivan dan Rijal.

Sekitar pukul 12.00 WIB, tim Densus 88 kemudian memburu dua rekan Ivan dan Rijal, dengan menggerebek Rumah Terapung Danau Jatiluhur. Namun, kedua terduga teroris bernama Abu Sofi dan Abu Fais ditembak mati karena melawan aparat hingga terjadi kontak senjata.(win10)

Komentar