Kuwait: Janji pemangkasan produksi OPEC menggembirakan

KANALSATU - Menteri Perminyakan Kuwait Essam al-Marzouk, yang negaranya memimpin sebuah komisi untuk memantau pemangkasan produksi minyak mentah, pada Senin (09/01) mengatakan pengurangan produksi sejauh ini menggembirakan.

Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (Organization of Petroleum Exporting Countries/OPEC) pada November sepakat untuk memangkas produksinya sebesar 1,2 juta barel per hari (bph) mulai Januari demi mengurangi kebanjiran pasokan global yang membuat harga minyak anjlok.

Sekelompok 14 negara non-OPEC, dipimpin oleh penghasil minyak mentah terbesar di dunia Rusia, sepakat pada Desember untuk mengurangi produksi mereka sebanyak 600.000 barel per hari, membuat total janji pemangkasan sebesar 1,8 juta bph.

“Sejauh ini, semua penghasil minyak Teluk, Irak dan Rusia sudah menyatakan komitmen mereka untuk melakukan pengurangan,” kata Marzouk dalam konferensi pers setelah pembicaraan dengan Sekretaris Jenderal OPEC Mohammad Barkindo.

“Komitmen tersebut menyumbang 60 hingga 70 persen janji pengurangan” dari awal Januari, ungkap menteri itu.

“Kami mengharapkan kepatuhan terhadap pengurangan itu karena dampaknya terhadap peningkatan harga.”

Kuwait memimpin Joint Ministerial Monitoring Committee yang didirikan untuk memantau kepatuhan terhadap janji pemangkasan produksi.

Marzouk mengungkapkan dia dan Barkindo membahas mekanisme untuk memantau pemangkasan produksi minyak oleh anggota OPEC dan non-OPEC.(AFP/Antara/win)

 

Komentar