Kuda tunggang serasi mulai disosialisasikan

Higgins Roring bersama atlet kuda tunggang serasi (equestrian)

KANALSATU – Jawa Timur, untuk cabang olahraga (cabor) berkuda nomor tunggang serasi, belum maksimal pembinaan dan pembibitan. Tak ayal, Klub Trotter mulai melakukan sosialisasi guna mencari pembibitan.

Sosialisasi itu, dengan mengundang para orang tua dan anaknya untuk mengenal lebih dekat dengan teknik kuda tunggang serasi.

Metode pengenalan olahraga berkuda, digelar Klub Trotter setiap Sabtu – Minggu, di komplek Pantai Ria Kenjeran. Klub Trotter memanggail instruktur Klaten, Jawa Tengah.

"Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan olahraga berkuda terutama tunggang serasi kepada masyarakat, selain itu kita juga perupaya untuk merekrut atlet," kata Pelatih Trotter, Higgins Roring.

Ia mengakui, saat ini Jawa Timur masih kekurangan atlet berkuda khususnya nomor equestrian atau tunggang serasi. Karena, nomor ini jarang dilombakan, baik di Jawa Timur maupun nasional. "Harapan kami, setelah orang tua dan anak-anaknya mengenal kuda timbul ketertarikan untuk belajar dan kami siap untuk melakukan pembinaan," kata Higgins.

Sementara itu, selama proses pengenalan kuda, pelatih Jamal dengan sabar menerangkan semua perlengkapan berkuda mulai dari pelana kuda, sadle, sanggurdi maupun tali sanggurdi, kemudian pakain hingga sepatu khusus yang biasa dipakai untuk menunggangi kuda.

Jamal, juga memperliatkan dasar-dasar menunggang dan mengendalikan kuda. "Kuda sebenarnya juga bisa merasakan apakah si penunggang sudah berpengalaman atau belum. Sehingga tak jarang kuda akan bereaksi jika penunggang pemula naik dengan teknik yang salah," katanya di hadapan peserta.

Acara sosialisasi, semakin menarik ketika Jamal memperlihatkan kepiawainnya menunggang kuda sambil memanah. Dengan kecepatan sedang ia memutari sasaran panah yang berada di tengah lapangan. Hampir semua anak panah yang dilepaskan dari busur mengenai sasaran. (win16)


Komentar