Afandi somasi manajemen Persebaya

rachmat afandi

KANALSATU – Klub Persebaya yang berlaga di Liga 2, baru saja memutus kontrak dengan Rachmat Afandi. Merasa dipecat, Afandi langsung mensomasi manajemen Persebaya.

Fandi, demikian panggilan akrabnya melayangkan somasi pada 3 Mei lalu, melalui pengacaranya Muslikin. “Saya merasa dirugikan karena diputus sepihak oleh manajemen,” ungkap Fandi, Senin (8/5).

Fandi diputus sepihak oleh manajemen Persebaya, lantaran cedera yang ia alami ketika membela Persebaya di Piala Dirgantara. Apalagi, selama ini Persebaya dianggap tidak bertanggung jawab, terkait semua biaya pengobatan cedera lutut kirinya ditanggung sendiri oleh Fandi.  

“Saya sudah melayangkan somasi pertama ke Persebaya, terkait pemutusan kontrak. Mereka bilang karena cedera saya. Padahal pemulihan cedera saya biayai sendiri,” sambung Fandi.

Sampai saat ini, manajemen Persebaya belum menanggapi somasi yang ia layangkan. Untuk itu, ia menyerahkan sepenuhnya kepada pengacaranya. Melalui Muslikin selaku pengacaranya, Fandi memaparkan alasannya, tuntutannya, maupun langkah-langkah yang akan ditempuh ke depannya.

Selanjutnya, Muslikin rencananya akan melayangkan somasi kedua, bila tidak segera ditanggapi oleh manajemen Persebaya. Dan akan disusul somasi ketiga, atau yang terakhir sebelum mengambil upaya hukum.

Sementara itu, manajemen Persebaya belum bersedia memberikan jawaban mengenai somasi tersebut. Manajer Persebaya Choesnoel Faried pun menolak berkomentar. Ia menyebutkan, saat ini manajemen Persebaya masih fokus menyiapkan tim guna menghadapi Persepam Madura Utama pada 11 Mei mendatang. “Maaf kami tidak bisa berkomentar dulu. Nanti setelah pertandingan lawan Persepam baru kami memikirkan yang lain,” katanya. (win16).

 

Komentar