Qatar: Langkah Saudi langgar HAM

KANALSATU - Seorang pejabat Qatar mengatakan sebuah ultimatum yang dikeluarkan Arab Saudi dan sekutunya agar warganya pergi merupakan pelanggaran HAM yang membutuhkan campur tangan PBB.

Ali bin Smaikh al-Marri, ketua komite HAM nasional Qatar, mengatakan bahwa langkah yang dipimpin Saudi itu sudah keluar dari sengketa diplomatik dan akan memecah belah keluarga dan mengganggu pendidikan anak muda.

“Kita sudah bergeser dari memutuskan hubungan diplomatik menjadi blokade menyeluruh konvensi internasional dan konvensi HAM, bukan hanya bagi warga Qatar tapi juga untuk warga di negara Dewan Kerja Sama Teluk Arab,” ujar Marri di sebuah konferensi pers pada Selasa petang.

“Warga Qatar yang sekolah di Saudi, UEA dan Bahrain, kami mendapat informasi bahwa mereka diminta untuk segera pergi dan bahwa mereka tidak diizinkan melanjutkan ujian akhir semester mereka,” tambahnya.

Pada Senin, Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain dan Mesir memberika waktu 14 hari kepada warga Qatar untuk pulang, memutuskan hubungan diplomatik dengan Doha atas dugaan mendukung ekstremisme.(AFP/ant/ks)

Komentar