PBB sebutkan 65,5 juta orang telantar di seluruh dunia

KANALSATU - Ini sebagian besar merupakan korban politik. Konflik besar, kekerasan dan penuntutan di sejumlah tempat seperti Suriah dan Sudan Selatan telah menelantarkan total sekitar 65,6 juta orang pada akhir 2016. Demikian angka yang dirilis oleh PBB pada Senin (19/06).
Jumlah tersebut menandai kenaikan 300.000 orang dibandingkan 2015, namun lebih dari enam juta kali lipat dibandingkan akhir 2014, menurut laporan baru yang diplublikasi badan pengungsi PBB.
Itu merupakan “angka tertinggi sejak kami mencatat jumlahnya,” kata kepala UNHCR Filippo Grandi kepada para reporter menjelang peluncuran laporan.
“Berdasarkan ukuran apa pun, ini adalah jumlah yang tidak bisa diterima, dan ini menunjukkan perlunya solidaritas dan tujuan bersama dalam mencegah dan menyelesaikan krisis,” ujarnya.
Angka yang dirilis menjelang Hari Pengungsi Internasional tersebut menunjukkan bahwa tahun lalu saja 10,3 juta dari semua orang yang telantar di dunia lari dari rumah mereka, termasuk 3,4 juta di antaranya yang menyeberang perbatasan internasional untuk menjadi pengungsi.
“Hal tersebut setara dengan satu orang menjadi telantar setiap tiga detik – kurang dari waktu yang dibutuhkan untuk membaca kalimat ini,” kata UNHCR dalam sebuah pernyataan.(AFP/Ant/ks-2)