China mulai tempati pangkalan militer pertamanya di Afrika

KANALSATU - China mencatat sejarah pertamanya dalam penguatan armada militernya di luar negeri. Negara tirai bambu itu secara resmi akan menempati pangkalan militer yang telah dibangunnya di Djibouti, Afrika. Sejak Rabu (12/07) China mulai mengerahkan pasukannya ke pangkalan angkatan laut luar negeri pertamanya tersebut.

Pasukan Marinir Tiongkok berlayar meninggalkan pangkalan angkatan laut di Zhanjiang di provinsi selatan Guangdong pada Selasa dan menuju negara Tanduk Afrika itu, menurut pernyataan yang diunggah di situs web Kementerian Pertahanan.

Pangkalan logistik itu merupakan yang pertama dari jenisnya bagi Tiongkok, yang akan menggunakannya untuk mendukung “pengawalan angkatan laut di Afrika dan Asia barat daya, penjaga perdamaian (PBB) dan untuk bantuan kemanusiaan,” ungkap pernyataan tersebut.

Langkah itu juga ditujukan untuk memungkinkan Tiongkok untuk mengevakuasi warga negara mereka jika terjadi krisis, mendukung aktivitas antipembajakan di lepas pantai Somalia dan bekerja dengan negara lain untuk “bersama-sama membela keamanan lintasan strategis.”

Angkatan laut Tiongkok telah lama membantu misi antipembajakan di Teluk Aden, serta upaya penjagaan perdamaian PBB di sepanjang Afrika, tetapi pangkalan itu akan menjadi pangkalan angkatan laut pertama negara itu di luar negeri.

Tiongkok mulai membangun pangkalan itu pada Februari 2016 di tempat penyaluran barang di Tanduk Afrika, tempat pengerahan itu akan bermarkas tepat beberapa mil dari Camp Lemonnier, satu-satunya pangkalan permanen Amerika Serikat (AS) di Afrika.(AFP/Ant/ks)

Komentar