Kanada selidiki insiden anti-Islam di Masjid Quebec

KANALSATU - Kepolisian Quebec sedang menyelidiki siapa orang yang mengirimkan sebuah Al Quran yang ternodai ke sebuah masjid di Quebec, tempat seorang penganut supremasi putih menewaskan enam orang dalam penembakan pada Januari, kata seorang juru bicara kepolisian pada Rabu (19/07).
Paket berisi Al Quran dan sebuah pesan kebencian tersebut dikirim melalui pos pada Jumat ke Pusat Kebudayaan Islam Quebec di wilayah Sainte-Foy.
Insiden itu terjadi dua hari sebelum sebuah referendum tentang proposal makam muslim di sebuah kota kecil di luar kota tersebut, tapi tidak diungkapkan kepada publik agar tidak memengaruhi hasil referendum.
Proposal makam itu ditolak pada Minggu dengan suara 19 melawan 16.
Sebuah patroli polisi dikerahkan ke masjid tersebut untuk menjaga ketenangan setelah paket itu sampai, kata juru bicara kepolisian Quebec David Poitras.
“Para penyidik terus berkomunikasi dengan pejabat masjid untuk mengidentifikasi keberadaan orang-orang yang mengirimkan paket tersebut dan menentukan apakah ini merupakan tindak pidana,” katanya.(AFP/Antara)