Situasi Kemanusiaan di Yaman dinilai memalukan

KANALSATU - LSM yang memerangi kemiskinan, CARE International, Sabtu (22/07), mengecam krisis kemanusiaan di Yaman, yang juga didera wabah kolera, sebagai hal yang “sangat memalukan terhadap situasi kemanusiaan.”
Konflik di Yaman sudah meningkat secara drastis sejak Maret 2015, ketika pasukan yang dipimpin Saudi meluncurkan operasi militer untuk mendukung pemerintah dalam melawan pemberontak Huthi yang didukung Iran.
“Kami sekarang berada di abad ke-21 dan situasinya saat ini benar-benar memalukan bagi kondisi kemanusiaan,” ujar Wolfgang Jamann kepada wartawan setelah kunjungan lima hari ke negara miskin di Semenanjung Arab tersebut.
“Ribuan warga sipil telah tewas sejak awal konflik dan jutaan lainnya telah mengungsi di dalam negara itu,” katanya dalam konferensi pers.
Jamann menyebutkan “60 persen warga negara itu tidak mendapat jaminan pangan dan lebih dari setengah penduduknya tidak bisa (mengakses) air minum yang aman.”
“Banyak daerah di Yaman hampir terkena bencana kelaparan,” katanya, dan mendesak masyarakat internasional untuk “mengakhiri penderitaan tersebut”
Perang di Yaman telah menewaskan lebih dari 8.000 orang – yang sebagian besar warga sipil – sejak koalisi tersebut campur tangan, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).(AFP/Antara)