50 Juta liter minyak mentah diselundupkan

KANALSATU -  Aksi penyelundupan minyak mentah juga marak di India dan dilakukan dengan cara yang canggih. Tapi Kepolisian di Rajasthan berhasil mengungkapkan sindikat kriminal yang dituduh menyelundupkan lebih dari 50 juta liter minyak mentah ke dalam truk tangki dari kilang minyak darat terbesar India, ujar seorang pejabat pada Minggu (23/07).

Pencurian di kilang minyak Cairn India tidak terdeteksi selama hampir enam tahun sampai kepolisian di negara bagian gurun barat menahan 25 orang pekan ini karena terlibat dalam jaringan penyelundupan yang canggih.

Media setempat melaporkan bahwa minyak senilai 7,75 juta dolar Amerika itu (sekitar Rp131,1 miliar) dari kilang minyak yang dikelola oleh anak perusahaan pertambangan Inggris Vedanta Resources.

Lebih dari 75 orang, sebagian besar sopir dan kontraktor yang bekerja di kilang minyak itu, masih buron, ujar kepala polisi distrik Gangandeep Singla.

"Perusahaan menduga ada sesuatu mencurigakan yang terjadi dan melaporkan kepada kami, dan selama penyelidikan kami menemukan bahwa ini adalah ulah jaringan yang terorganisir," katanya kepada AFP.

Dia mengatakan bahwa para sopir diberi otorisasi untuk membawa air -- produk sampingan dalam eksplorasi minyak -- dari lokasi eksplorasi untuk dibuang, tetapi beberapa truk justru diisi dengan minyak mentah.

Para sopir menonaktifkan peranti GPS mereka agar tidak bisa dilacak dan dideteksi. Lebih dari 30 truk berhasil disita, dengan kemungkinan jumlahnya akan bertambah, ujar kepolisian.

Minyak tersebut dijual ke dua pemilik pabrik kecil di dekatnya, yang menimbun minyak mentah di tangki bawah tanah sebelum menjualnya ke klien di seluruh India.

Jaringan tersebut membeli lahan yang berdekatan dengan kilang itu dan menggali terowongan untuk mencuri minyak dari pipa milik perusahaan negara Hindustan Petroleum.

India mengimpor hampir 82 persen minyak mentahnya untuk memenuhi kebutuhan energi mereka.(AFP/Antara)

 

Komentar