Oknum tentara Inggris suplai senjata ke pembangkang Irlandia Utara

KANALSATU - Seorang tentara Inggris, Senin (31/07), dijatuhi hukuman 18 tahun penjara karena menimbun dan memproduksi banyak senjata yang dia sediakan untuk para pembangkang di Irlandia Utara.
Marinir Ciaran Maxwell (31) mengaku bersalah atas dakwaan menyiapkan tindakan teroris, serta dakwaan penipuan dan memiliki ganja dengan tujuan menjualnya.
Dia menimbun amunisi di 43 tempat persembunyian di delapan lokasi yang berada di seluruh provinsi itu dan Inggris, termasuk 14 bom pipa, dua ranjau antipersonel, ratusan amunisi dan peralatan lain untuk membuat bom.
Empat dari bom pipa tersebut dipasang di Irlandia Utara, dua di antaranya meledak, meski tidak menimbulkan korban jiwa.
Dia juga memiliki daftar lokasi pemerintahan, kepolisian dan pertahanan militer serta personel, yang menurut jaksa penuntut dapat menjadi target serangan.
Maxwell dibesarkan sebagai seseorang yang beragama Katolik di Kota Larne, kota yang sebagian besar pro-Inggris di Irlandia Utara, tempatnya menjadi korban serangan sektarian ketika berusia 16 tahun.(AFP/Antara)