Statoil inves Rp78,7 triliun untuk ladang minyak baru

KANALSATU - Raksasa minyak Norwegia Statoil dan mitranya berencana menginvestasikan 49 miliar krona (sekitar Rp78,7 triliun) untuk mengembangkan ladang minyak Arktika Johan Castberg, pengurangan biaya 50 persen dibandingkan dengan perkiraan awal.
Terletak sekitar 240 kilometer dari kota Hammerfest di Norwegia utara, proyek lepas pantai itu dijadwalkan akan memulai produksi pada 2022, kata Statoil dalam sebuah rencana pembangunan yang diajukan pada Selasa kepada otoritas Norwegia.
Cadangannya yang dapat diperbarui kembali itu diperkirakan mengandung antara 450 sampai 650 juta barel minyak.
Proyek tersebut sudah lama tidak diketahui nasibnya karena investasi yang dibutuhkan awalnya diperkirakan mencapai lebih dari 100 miliar krona (sekitar Rp160,7 triliun), membutuhkan 80 dolar AS (sekitar Rp1,08 juta) per barel untuk bisa menghasilkan laba.
Berkat redefinisi konsep dan penurunan umum dalam biaya di sektor minyak swasta, biayanya berkurang menjadi 49 miliar kroba dengan titik impas kurang dari 35 dolar AS (sekitar Rp472.946) per barel.(AFP/Ant/ks)