Menlu RI Harapkan Warga Rusia Pecinta Indonesia Pererat Hubungan Kedua Bangsa

KANALSATU - Menlu RI Retno Marsudi mengharapkan warga Rusia pecinta Indonesia atau Indonesianis akan terus menjadi sahabat Indonesia untuk lebih mempererat hubungan dengan Rusia. Para Indonesianis tersebut merupakan duta-duta bagi kedua bangsa.

Hal ini disampaikan Menlu Retno yang didampingi Duta Besar Republik Indonesia untuk Rusia dan Belarus M. Wahid Supriyadi dalam pertemuan dengan sekitar 30 orang Indonesianis di Wisma Duta KBRI Moskow, Selasa (13/03/2018).

Para Indonesianis tersebut tidak hanya yang telah lanjut usia yang mengenal Indonesia sejak tahun 1950-an, tetapi juga Indonesianis zaman now yang tetap bisa bermain gamelan Jawa dan menyinden. Banyak dari mereka sangat fasih berbahasa Indonesia.  

Menlu Retno merasakan kekaguman atas kecintaan yang mendalam dari para Indonesianis ini terhadap Indonesia dan mengapresiasi tinggi atas kontribusi yang diberikan dalam pengembangan hubungan kedua bangsa.

Menurut Menlu Retno, peluang kerja sama Indonesia dan Rusia sangat besar, seperti di bidang ekonomi. Nilai perdagangan Indonesia dan Rusia US$ 2,5 milyar masih terlalu kecil jika dibandingkan dengan jumlah penduduk kedua negara.

“Jumlah penduduk Indonesia dan Rusia sebanyak 406 juta tidak sebanding dengan nilai perdagangan kedua negara saat ini,” kata Menlu Retno.

Ketua Kerja Sama dan Persahabatan dengan Indonesia (LKPI) Sergei Shakhrai yang hadir dalam pertemuan menyampaikan pihaknya akan terus mendorong untuk mencari dan mengembangkan kerja sama kedua pihak, termasuk bidang-bidang yang inovatif.

“LKPI mengkoordinir hubungan persahabatan dan kerja sama dengan Indonesia dan selalu siap, serta menyambut baik upaya-upaya untuk menjalin kerja sama dengan Indonesia,” kata Sergei Shakhrai yang juga merupakan salah seorang penggagas Konstitusi Federasi Rusi dan Wakil Rektor salah satu perguruan tinggi terkemuka di Rusia, Moscow State University (MGU) dan Dekan Sekolah Audit Negara di MGU.

Sergei Shakhrai mencatat sejumlah kerja sama Rusia dan Indonesia telah dirintis dan dapat terus dikembangkan. Kerja sama tersebut antara lain bidang hukum, sejarah dan olahraga, khususnya bulutangkis. Menurut Presiden Federasi Bulutangkis Nasional Rusia ini, Indonesia dan Rusia dapat mengembangkan juga kerja sama keislaman, termasuk pendidikan dan wisata halal.

Menlu Retno berada di Moskow dalam rangka kunjungan bilateral dan bertemu dengan Menlu Rusia Sergey Lavrov tanggal 13 Maret 2018 kemarin.(KS10)

Komentar