Ani Yudhoyono, si "Menteri Pertanaman"

Kristiani Herrawati Susilo Bambang Yudhoyono

(WIN): Kristiani Herrawati Susilo Bambang Yudhoyono, atau yang lebih akrab dipanggil Ibu Ani, adalah wanita pertama Indonesia sejak suaminya Dr H. Susilo Bambang Yudhoyono dilantik sebagai Presiden Republik Indonesia pada tanggal 20 Oktober 2004. Seiring dengan terpilihnya kembali Presiden Yudhoyono dengan kemenangan telak untuk masa jabatan kedua sebagai Presiden hingga 2014.

Hari ini, Ibu Negara Ani Yudhoyono genap berusia 61 tahun. Tak cuma menggelar acara syukuran, pada hari berbahagianya ini, Ani meluncurkan 2 buku mengenai kekayaan hayati nusantara. Sejak masih belia, mertua Annisa Pohan ini menaruh minat pada dunia hayati.

"Saya memang cinta bunga dan tanaman, sampai saudari saya dulu suka menjuluki saya 'Menteri Pertanaman'," kenang Ani Yudhoyono dalam kata sambutannya di Istana Kepresidenan Cipanas, Jawa Barat, Sabtu (6/7/2013), seperti dilansir presidenri.go.id.

Lahir di Jogjakarta pada tanggal 6 Juli 1952 sebagai anak ketiga dari tujuh bersaudara dalam keluarga Jenderal Sarwo Edhie Wibowo dan Ny Sunarti Sri Hadiyah. Ibu Ani menikah dengan Dr H. Susilo Bambang Yudhoyono di 30 Juli 1976, dan telah tinggal di lingkungan militer selama tiga generasi: ayahnya, Jenderal Sarwo Edhie Wibowo, suami tercintanya, Jenderal H. Susilo Bambang Yudhoyono dan putranya, Kapten Inf. Agus Harimurti.

Dia adalah ibu dari dua anak. Putra tertua adalah Kapten Inf. Agus Harimurti Yudhoyono, M.Sc. MPA, lahir di Bandung, 10 Agustus 1978. Menikah dengan Annisa Larasati Pohan dan memiliki seorang putri cantik, Almira Tunggadewi Yudhoyono. Putra keduanya, Edhie Baskoro Yudhoyono, M.Sc. lahir di Bandung, 24 November 1980, lulus sebagai master dalam Politik Ekonomi Internasional di Nanyang University di Singapura. Dia memperoleh gelar Bachelors 'di Commerce dari Curtin Institute of Technology, Perth, Australia Barat.

Ibu Ani adalah seorang muslim sejak lahir dan telah melakukan haji dan Umroh juga itu. Dia mengangkat keluarganya melalui Nilai Islam bekerja keras, disiplin dan kejujuran Motonya dalam meningkatkan keluarganya adalah: melakukan yang terbaik dan biarkan Allah yang melakukan sisanya.

Awalnya, Ibu Ani bermimpi menjadi dokter, itulah sebabnya dia telah menghabiskan waktu belajar di Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia. Tapi kemudian ia meninggalkan sekolah medisnya di tahun ketiga pergi ke Korea Selatan untuk menemani ayahnya tugas sebagai Duta Besar Indonesia untuk Korea Selatan.

Pada tahun 1998, ia menerima gelar di bidang Ilmu Politik dari Universitas Terbuka di Indonesia. Dia berbicara, menulis dan membaca bahasa Inggris dengan baik dan pasif dalam bahasa Korea.

Ibu Ani adalah seorang wanita yang cerdas dan sangat menawan. Senyum indahnya menunjukkan ketulusan dan kebaikan. Pada tahun-tahun awal partai, ia bergabung dengan Partai Demokrat sebagai Wakil Presiden dan dia mengambil peran aktif selama kampanye legislatif dan presiden untuk mendukung suaminya ketika menjalankan untuk Presiden selama Pemilu 2004.

Untuk membantu program Pemerintah, First Lady bersama dengan Istri para Menteri Kabinet Indonesia Bersatu membentuk sebuah organisasi sosial bernama SIKIB (Solidaritas Istri dari Kabinet Indonesia Bersatu) untuk memberikan bantuan kepada orang-orang, terutama perempuan dan anak-anak yang kurang beruntung, juga dalam rangka memberdayakan mereka melalui "Indonesia Sejahtera" Program sesuai dengan Millenium Development Goals.

Untuk mencapai "Indonesia Sejahtera", SIKIB yang melakukan program-program berikut: "Indonesia Pintar" (Indonesia Pintar), "Indonesia Sehat" (Indonesia Sehat), "Indonesia Hijau" (Indonesia Hijau), "Indonesia Kreatif" (Indonesia Kreatif), dan "Indonesia Peduli" (Indonesia Peduli).

Kegiatan First Lady yang telah mendapatkan pengakuan dunia:

1. Pada tanggal 31 Juli 2007, Ani itu diundang sebagai pembicara untuk Konferensi Regional UNESCO Dalam Dukungan Global Literacy, di Beijing, Cina.

2. Gerakan Perempuan Indonesia 'untuk Penanaman dan Merawat Pohon 10.000.000 (dalam koordinasi dengan 7 organisasi perempuan) pada tanggal 1 Desember 2007 menerima Sertifikat Global Leadership dari UNEP (United Nations Environment Programme);.

3. Dia juga diundang sebagai keynote speech, "Perempuan sebagai Angkatan Mengemudi untuk Memerangi Perubahan Iklim", dalam side event yang disponsori oleh UNFCCC di Bali, Desember 2007, dan ia menerima penghargaan Global Leadership dari UNEP untuk kepemimpinan nya Menanam dan memelihara 10.000 pohon di seluruh Indonesia.

4. Pada tanggal 28 Juli 2008, di Daerah Microedit Summit 2008, Ibu Ani menerima penghargaan pin emas dari Nobel Laureate, Muhammad Yunus. Dia dianugerahi komitmen tak kenal lelah dalam mendorong dan mengembangkan usaha kecil dan menengah dan kredit mikro melalui PERKASSA (Perempuan dan Sehat dan Kaya Program Keluarga) dan Indonesia Kreatif.

5. Pada 7 Juli 2010, berdasarkan undangan dari Parlemen dan UNESCO Indonesia, ia juga akan membahas Asia - Pasifik Parlemen pada masalah pendidikan.(win12)

First Lady juga aktif di berbagai organisasi, seperti:

PATRON NASIONAL

1. Yayasan Indonesia Membaca (MANCA)

2. Perempuan International Club (WIC) Jakarta

3. Badan Kerajinan Nasional (Dekranas)

4. Aliansi Pita Putih Indonesia

PATRON UTAMA

1. Gerakan Kesejahteraan Keluarga (PKK)

2. Mutumanikam Nusantara

3. Zoo Indonesia

4. Asosiasi Desainer Kebaya '(IPKI) (tahun 2009)

Mandor UTAMA

1. Persatuan Istri Veteran Indonesia '(PIVERI)

2. Tenun Indonesia Association (CTI)

KEHORMATAN KETUA

1. Asosiasi Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI)

UMUM KETUA

1. Ria Pembangunan

Pengawas

1. SIKIB

KETUA DEWAN PEMANDU

1. Program Sosial Indonesia Tersenyum (The Tempo Group)

KETUA NASIONAL pengawas BODY

1. Mitragender

NASIONAL AMBASSADOR DAN ICON

1. Duta Besar HIV / AIDS

2. Duta ASI

3. Duta Besar untuk peningkatan kualitas perempuan dan anak

4. Ibu Peduli Autisme

5. Thallassaemia Indonesia Icon (2010)

Komentar