Dua Wasit Terbaik Jatim Diangkat Masuk Komite Wasit PSSI

Dua Wasit itu, Purwanto dan Achmad Romadhon

ILustrasi

KANALSATU – Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), mengangkat Purwanto menjadi anggota komite wasit, jelang bergulirnya kompetisi Liga 1 musim 2022-2023. 

Diangkatnya Purwanto, masuk anggota komite wasit PSSI, diungkapkan Ahmad Riyadh, Ketua Komite Wasit PSSI, Rabu (20/7/2022) di Surabaya.

Ahmad Riyadh menjelaskan, pihaknya melakukan penyegaran dan pembaharuan di tubuh Komite Wasit PSSI jelang bergulirnya kompetisi Liga 1 musim ini yang kick off, Sabtu (23/7/2022).

Purwanto tidak sendirian diangkat masuk anggota Komite Wasit PSSI. Ada nama Achmad Romadhon, wasit asal Malang.  

"Ada pergantian (anggota Komite Wasit PSSI). Yesayas diganti Romadhon sebagai angota Komite Wasit, dia yang akan menentukan penugasan wasit. Saya juga angkat Purwanto sebagai wakil saya," sebut Ahmad Riyadh, saat ditemui di acara Kongres PSSI Jatim, di  Surabaya, Rabu (20/7/2022).

Purwanto dan Romadhon bukan sosok yang tidak  asing di perwasitan Indonesia. Purwanto yang sudah pensun dari wasit, kala masih aktif memimpin pertandingan merupakan salah satu sosok wasit tegas dan baik.

Pun dengan Romadhon. Ia merupakan salah satu wasit dan instruktur wasit terbaik asal Jatim yang dimiliki Indonesia.     

"Kita ingin bersih, karena etalase PSSI itu ada di Timnas Indonesia dan wasit. Kalau wasitnya bagus, ya bagus semuanya," ucap Riyadh.

Pria yang juga Ketua Asprov PSSI Jatim ini menegaskan, PSSI sudah mengumpulkan semua perangkat pertandingan (termasuk wasit dan asisten wasit) di Jakarta guna menyambut kompetisi Liga 1 musim ini.

Riyadh mengatakan, perangkat pertandingan diminta supaya bertugas secara baik saat memimpin pertandingan di kompetisi Liga 1 2022-2023. Saat dikumpulkan di Jakarta, mereka dibekali materi dan tes sebelum bertugas.

"Pesan saya nomor satu adalah integritas. Ketua Umum PSSI (Mohamad Iriawan) pun menegaskan tiadak akan ada intervensi ke wasit. Saya pun bilang jangan hiraukan. Kalau ada yang intervensi, siapapun orangnya, laporkan," tegas Riyadh.

Supaya integritas kompetisi Liga 1 berjalan baik, lanjut Riyadh, Komite Wasit PSSI membuat kebijakan baru. Wasit Liga 1 -dan nanti Liga 2- akan dibuatkan ranking.

"Tiap tiga pertandingan dibuatkan ranking wasit, wasit ini ranking-nya A, B dan C, dibuatkan skornya," sebut Riyadh.

Jadi saat wasit itu rankingnya di atas, lanjut Riyadh, akan dijamin banyak tugas memimpin di pertandingan krusial. Sebaliknya, jika saat memimpinnya biasa-biasa saja, rankingnya di bawah.

"Penilai ya dari PSSI, Komite Wasit, tiap pertandingan dinilai, ada skornya," pungkas Riyadh. (ega)

 

Komentar