Pameran Manufacturing Surabaya Diikuti Partisipan dari 26 Negara


KANALSATU - PT Pamerindo indonesia kembali menggelar Manufacturing Surabaya, pameran manufaktur terbesar di Timur Indonesia. Manufacturing Surabaya 2024 menampilkan merek-merek terkemuka, dengan 284 perusahaan partisipan dari 26 negara.

Seri ke-18 the International Manufacturing, Machinery, Equipment, Materials and Services Exhibition - Manufacturing Surabaya 2024 berlansung mulai hari ini hingga 20 Juli mendatang, di Grand City Convention & Exhibition Center Surabaya.

Event Director PT Pamerindo Indonesia Meysia Stephannie mengungkapkan, Pamerindo berkomitmen untuk terus mendukung perkembangan industri dan meningkatkan kepercayaan para pemangku kepentingan. Termasuk eksibitor dan pengunjung.

"Selain solusi produk dan inovasi teknologi, pameran ini juga menekankan pada peningkatan kualitas SDM melalui program dukungan bagi pengembangan di sektor manufaktur. Kami berharap, pameran ini dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan industri dan perekonomian Indonesia, terutama Jawa Timur," jelas Meysia saat pers conference Manufacturing Surabaya, Rabu (17/6/2024).

Saat membuka pameran, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menyampaikan, Surabaya merupakan pusat perdagangan dan industri utama di Jawa Timur.

"Surabaya sangat terbuka terhadap berbagai aktivitas bisnis yang dapat mendorong pembangunan ekonomi inklusif. Shared manufaktur menjadi indikator salah satu dari tiga pilar utamanya," ujar Eri.

Lebih lanjut Eri memaparkan, ini waktunya Indonesia Timur, khususnya Surabaya belajar. "Apalagi ini pesertanya dari 26 negara. Kita bisa melihat apa yang sudah ada di pameran ini," ujarnya.

Saat ini, pertumbuhan industri manufaktur Jawa Timur sudah mencapai 35 persen.

Eri menegaskan kembali bahwa pembangunan SDM dan penguasaan IPTEK adalah bagian dari pilar visi dan misi Indonesia Emas 2045.

Sebagai platform praktis dan komprehensif, Manufacturing Surabaya 2024 memberikan kemudahan akses bagi para pelaku industri ke berbagai solusi produk, inovasi teknologi, dan tren industri terkini.

Tidak hanya itu, pameran ini juga mewadahi berbagai program dukungan bagi pengembangan untuk aspek-aspek kunci industri, termasuk diantaranya Forklift Hero Competition an Kaizen Clinic FORKLIFT HERO COMPETITION.

Manufacturing Surabaya menghadirkan program ini guna mempromosikan implementasi transisi energi untuk mendukung sekaligus menjawab tantangan sustainability manufacturing. Didukung oleh Kawan Lama Solution, program berupa kompetisi berhadiah jutaan rupiah ini dirancang untuk operator unjuk keterampilan dalam mengoperasikan forklift bertenaga listrik.

Vice President of National Sales Operation Kawan Lama Solution Hendrian Susanto mengungkapkan, sebagai penyedia peralatan industri dan komersial terkemuka di Indonesia, pihaknya menghadirkan solusi dan teknologi mutakhir, salah satunya Forklift Electric. "Setiap tahun, kami antusias untuk berpartisipasi dalam pameran ini," jelasnya.

Selain memperkenalkan produk, Forklift Hero Competition juga menjadi salah satu wujud apresiasi bagi para operator forklift sebagai sumber daya manusia yang memegang peran penting dalam memastikan efisiensi operasional logistik dan warehouse.

Upaya mendukung SDM industri manufaktur tidak hanya terealisasi melalui program-program di pameran Manufacturing Surabaya, melainkan juga di sektor pendidikan. Pamerindo telah berkolaborasidengan Politeknik ATMI selama bertahun-tahun guna mendukung pembangunan talenta unggul bagi industri, termasuk sektor manufaktur.

Kali ini kolaborasi diperluas dengan memberikan bantuan dana pendidikan melalui sinergi Manufacturing Surabaya dan Program Student Fund. Dana bantuan yang dikelola oleh Politeknik ATMI tersebut, akan disalurkan kepada mahasiswa yang membutuhkan dukungan finansial untuk biaya pendidikan.

Tidak sampai di situ, Manufacturing Surabaya juga mendukung alumni Politeknik ATMI dengan memfasilitasi pertemuan melalui program ATMI Alumni Day pada hari kedua pameran.

Program ini bertujuan memperkuat hubungan antar alumni, yang diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi dan sinergi untuk kemajuan industri manufaktur.

Peserta pameran terkemuka dari berbagai perusahaan global yang berpartisipasi antara lain Bodor Inc., First Machinery Trade Co., Kawan Lama Solution, Riyadi Group, Yamazen Indonesia dan lain-lain.

Seri ke-18 pameran dagang industri manufaktur terbesar ini diharapkan dapat menarik 7.000 pengunjung, dan memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan industri manufaktur di Indonesia Timur. (KS-5)
Komentar