Tenis Meja Jawa Timur Puas Rebut Medali Emas Kedua di Porwanas 2024

MERAIH EMAS: Susana penerimaan medali kepada Tim cabor tenis meja PWI Jawa Timur atas keberhasilan meraih emas kedua di Porwanas 2024 Banjarmasin, Sabtu (24/8/2024) sore tadi. (dok/pwi)

KANALSATU – Tim cabang olahraga (cabor) tenis meja PWI Jawa Timur kembali menyumbangkan medali emas pada ajang Pekan Olahraga Wartawan (Porwanas) XIV Kalimantan Selatan 2024 di Banjarmasin. 

Atas keberhasilan tersebut, tim tenis meja Jawa Timur meraih dan mengoleksi dua medali emas.

Sebelumnya, tim tenis Jawa Timur lebih dulu menggondol medali emas dari nomor beregu.

Jawa Timur mengalahkan Jawa Barat (Jabar) dengan skor 2-1 pada pertandingan final yang digelar di GOR Kompeten, Kota Banjarmasin, Kamis (22/8/2024) lalu.

Sedangkan medali emas kedua berasal dari nomor ganda 27 tahun keatas. Lagi-lagi dengan mengalahkan Jabar. Dalam laga final tersebut, tim tenis meja Jatim menurunkan pasangan Adam/Wempi. 

Penampilan apik mereka membuat Jawa Timur langsung merebut kemenangan dari pasangan Jabar Eef/Nana dengan skor 3-0, (24/8/2024) sore tadi.

Usai pertandingan, Wempi mengaku puas bisa kembali mempersembahkan medali emas bagi PWI Jawa Timur.

Sebelumnya, pada Porwanas XIII Jatim di Malang, Wempi juga berhasil membawa pulang medali emas.

"Alhamdulillah, kami bersyukur kembali berhasil menyumbangkan medali emas untuk kontingen PWI Jawa Timur. Kami juga bersyukur target 2 emas terpenuhi," ucap Wempi.

Dia membeberkan kunci kemenangan Jatim tak lepas dari strategi yang diterapkan. Yakni menata susunan pemain yang diturunkan. Selain itu, Wempi menilai keberhasilan mengalahkan Yogyakarta di penyisihan memantik semangat tanding Jawa Timur.

"Yang pasti mencoba bermain lepas tanpa beban, tidak menyeplekan lawan. Supaya kami bisa main rileks dan enjoy, hasilnya Jatim lebih siap," ungkap Wempi.

Sementara itu, Adam juga mengaku puas bisa kembali meraih medali emas. Dia menuturkan jika perjuangan Jatim tak mudah. Apalagi mereka bertemu dengan Jawa Barat yang menjadi saingan di edisi sebelumnya.

"Kemarin saat dapat emas di beregu belum percaya banget, apalagi lawan kekuatan merata. Jujur saja, saya sempat pesimis karena saat turun di tunggal pada Porwanas di Malang kalah dari Jabar," kata Adam.

"Alhamdulillah, berkat strategi kami bisa meraih emas. Sebenarnya ingin lebih, tapi nomornya saat di Malang tidak dipertandingkan. Yang pasti, kami benar-benar puas dengan hasil ini," tandasnya. (ard/ega)


Komentar