Indosat Ooredoo Hutchison Prediksi Lonjakan Trafik Data di Jatim Mencapai 12,2 persen

KANALSATU - Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) berkomitmen mendukung kelancaran komunikasi pelanggan di seluruh Indonesia. Khususnya selama periode Ramadan dan Idulfitri 1446H. 

Mewujudkan komitmen ini, Indosat menggelar Ekspedisi Jaringan Andal guna memantau performa jaringan, sekaligus meningkatkan kapasitas serta cakupan layanan di berbagai titik keramaian. Langkah ini memastikan pelanggan tetap menikmati koneksi yang stabil dan andal dimanapun mereka berada. 

Khusus di wilayah Jawa Timur, lonjakan trafik data diproyeksikan mencapai 12,2 persen dibandingkan rata-rata tertinggi trafik harian. Pada saat hari raya Idulfitri bahkan diperkirakan mencapai 21 persen, tertinggi akan terjadi di area Jombang, Lamongan, Malang, Bojonegoro, disusul Kediri. 

Ekspedisi ini melibatkan dua rute utama, yakni Jakarta–Lampung–Palembang dan Jakarta–Jogja–Malang. Upaya ini dilakukan untuk memastikan kesiapan jaringan di jalur strategis yang menjadi fokus perjalanan masyarakat saat mudik.

ECP Head of Circle Java Indosat Ooredoo Hutchison Fahd Yudhanegoro mengatakan pihaknya memahami pentingnya konektivitas selama bulan Ramadan dan Idulfitri. 

"Oleh karena itu, kami memastikan pelanggan dapat menikmati layanan yang stabil, baik untuk berkomunikasi dengan keluarga, beribadah, maupun menjalankan aktivitas digital lainnya. Dengan jaringan yang kuat dan andal, Indosat menjamin setiap pelanggan dapat tetap terhubung tanpa hambatan hingga perayaan hari raya,” ujar Fahd. 

Ia juga menegaskan Indosat tidak hanya hadir untuk menyediakan konektivitas, tetapi juga menjadi jembatan silaturahmi yang mempererat tali persaudaraan di momen penuh berkah.

Di momen Ramadan ini, Indosat kembali mengenalkan Unparalleled Network Services Guaranteed, sebuah jaminan jaringan yang dikelola dengan teknologi mutakhir guna memberikan performa terbaik bagi pelanggan. Dengan bantuan AI, Indosat mampu memprediksi lonjakan trafik, mengoptimalkan kapasitas jaringan, mengurangi downtime, serta mempercepat penyelesaian gangguan.

Dengan meningkatnya mobilitas masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran, kebutuhan akan koneksi stabil untuk panggilan, pesan, dan akses internet pun ikut meningkat.

Terdapat 88 POI di wilayah Jawa Timur yang mengalami peningkatan kapasitas, mulai dari Balaikota Surabaya, Tugu Pahlawan, Rest Area KM 754 Sidoarjo, Tunjungan Plaza, Pelabuhan Tanjung Perak dan Rest Area Tol Rembang-Pasuruan. Lalu, Bandara Juanda Terminal 1 dan 2, Taman Safari Prigen, Taman Bungkul, hingga Wisata Alam Trawas dan Banyubiru. 

Tidak ketinggalan, Indosat juga melakukan peningkatan kapasitas pada sejumlah rest area jalan tol hingga seluruh stasiun, bandara, dan terminal di Provinsi Jawa Timur.

Untuk mendukung komunikasi pelanggan, dilakukan peningkatan jaringan dengan menambah kapasitas di 1.900 sites BTS di wilayah Jawa Timur, atau sekitar 29 persen dari keseluruhan sites BTS di wilayah ini. 

Selain itu, cakupan diperluas melalui penambahan 14 mobile BTS. Di antaranya di Alun-alun Tuban, Pantai Kelapa Tuban, Alas Pinus Trawas, Penanjakan Bromo, Ngawi, Tuban, Situbondo, Probolinggo, Batu, hingga Mojokerto. Indosat juga menyiagakan command center di gedung kantor Kayoon, Surabaya dan Malang.

Proyeksi Nasional
Indosat memproyeksikan lonjakan trafik data nasional tertinggi harian selama Ramadan mencapai 14,6 persen dibandingkan rata-rata trafik harian, dengan puncaknya terjadi menjelang Idulfitri. Untuk mengantisipasi lonjakan ini, dari sisi kesiapan infrastruktur jaringan, Indosat meningkatkan kapasitas jaringan melalui optimalisasi BTS (Base Transceiver Station), MBTS (Mobile Base Transceiver Station), serta pemantauan trafik secara real-time. 

Optimalisasi ini mencakup 632 titik keramaian (Point of Interest/POI), 68 rute strategis, 29 jalur tol, 30 jalur non-tol, dan 9 jalur kereta api. 

Seiring tren peningkatan layanan digital, beberapa aplikasi diperkirakan mengalami peningkatan penggunaan tertinggi selama Ramadan, termasuk TikTok, YouTube, Instagram, Facebook, dan WhatsApp. Sementara itu, Mobile Legends, Roblox, Free Fire, PUBG, dan Call of Duty diprediksi menjadi game paling populer selama periode ini.
(KS-5)

Komentar