Paus Fransiskus, Pemimpin Spiritual Tertinggi Umat Katolik di Dunia, Telah Meninggal Dunia

KANALSATU - Kabar duka bagi umat Katolik dunia, menyusul kabar datang dari Vatikan, yang menyatakan bahwa Paus Fransiskus, telah meninggal dunia.
Senin, 21 April 2025 (hari ini), hampir semua media mengabarkan bahwa pemimpin spiritual bagi 1,3 miliar umat katolik di dunia itu meninggal dunia.
Melalui pernyataan video pada hari ini, Vatikan mengumumkan bahwa pemimpin tertinggi Gereja Katolik Roma, Paus Fransiskus, telah meninggal dunia.
“Saudara-saudara terkasih, dengan kesedihan yang mendalam saya harus mengumumkan kematian Bapa Suci kita Fransiskus. Pukul 07.35 pagi ini (waktu setempat), Uskup Roma, Fransiskus, kembali ke rumah Bapa,” kata Kardinal Kevin Farrell, seperti yang disiarkan oleh stasiun TV Vatikan.
Paus Fransiskus meninggal di usia 88 tahun setelah berjuang melawan pneumonia.
Diketahui, Paus Fransiskus dirawat di rumah sakit Gemelli di Roma sejak 14 Februari setelah didiagnosis pneumonia di kedua paru-parunya, dan menjadikan krisis kesehatan paling serius selama 12 tahun menjabat sebagai pemimpin tertinggi umat Katolik itu.
Pada Maret lalu, tim medis memperbolehkan Paus untuk kembali ke Vatikan dengan catatan bahwa selama dua bulan masa pemulihan, Paus tidak diperbolehkan menghadiri pertemuan apapun dengan kelompok besar atau yang memerlukan upaya khusus.
Lahir dengan nama Jorge Mario Bergoglio pada tahun 1936, Paus Fransiskus mulai memimpin Gereja Katolik pada Maret 2013. Ia merupakan pemimpin spiritual bagi 1,3 miliar umat katolik di dunia.
Ia juga dikenal sebagai tokoh dunia yang aktif mempromosikan dialog dan perdamaian antar agama, serta keberpihakannya terhadap minoritas yang terpinggirkan seperti migran.
Paus juga mengecam keras agresi Israel kepada warga Gaza dengan menyebutnya sebagai genosida dan menyerukan agar dilakukan penyelidikan atau investigasi atas tindakan Israel di jalur Gaza.
Hal itu ia ungkapkan dalam buku berjudul “Hope Never Disappoints” yang merupakan hasil wawancara dengan Paus Fransiskus, disusun oleh Hernan Reyes Alcaide, yang rilis jelang yubileum 2025. (ard)