Omah Singosari Resmi Dibuka, Dukung Kemajuan UMKM dan Perkaya Destinasi Wisata Malang

KANALSATU — Bolu Malang Singosari resmi membuka gerai terbarunya, Omah Singosari, di kawasan heritage Kayutangan, Kota Malang. Mengusung konsep baru, kehadiran Omah Singosari diharapkan menjadi motor penggerak baru bagi pertumbuhan UMKM lokal.
Managing Director Bolu Malang Singosari Rizka Wahyu Romadhona, menjelaskan bahwa Omah Singosari dirancang untuk lebih dari sekadar tempat membeli oleh-oleh.
"Kami ingin menciptakan ruang yang menghidupkan nilai-nilai tradisi Malang, namun tetap relevan dengan gaya hidup masa kini. Lokasinya strategis, konsepnya lengkap, dan rasa otentik Malang hadir di setiap sudut," ungkap Rizka saat Grand Opening Omah Singosari di kawasan heritage Kayutangan, Sabtu (26/4/2025).
Gerai Omah Singosari keempat ini menghadirkan konsep baru yang menggabungkan belanja oleh-oleh, kuliner khas, dan suasana bersejarah dalam satu ruang.
Selain menawarkan berbagai produk Bolu Malang Singosari, pengunjung juga bisa mencicipi menu eksklusif di Signature Café, hingga berwisata kuliner dengan menikmati sajian dari tenant populer seperti Belah Doeren dan Bakso Damas. Semua sajian ini dapat dinikmati di area kafe yang nyaman, sambil menikmati suasana khas Kayutangan yang penuh nostalgia.
Marketing Director Bolu Malang Singosari Nanang Siswanto, menambahkan, pihaknya juga ingin kehadiran Omah Singosari ini bisa menjadi pendorong bagi kemajuan UMKM Kota Malang. Bahkan Omah Singosari mengalokasikan sekitar 35 persen ruang tokonya untuk produk-produk UMKM.
Saat ini, di Omah Singosari Kayutangan menghadirkan lebih dari 180 produk lokal unggulan.
"Untuk UMKM yang ingin bergabung, kami menetapkan standar produk harus memiliki sertifikasi halal dan izin edar seperti PIRT,” jelasnya.
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat yang hadir dalam acara peresmian, menyambut positif kehadiran Omah Singosari. Ia menilai, kehadiran destinasi ini tidak hanya memperkaya pilihan oleh-oleh khas Malang, tetapi juga menjadi motor untuk memperkuat sektor UMKM dan memperbesar arus kunjungan wisatawan.
"Dengan bertambahnya ruang kreatif seperti ini di pusat heritage, saya optimis wisatawan akan semakin tertarik datang ke Malang, sehingga berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Wahyu juga menekankan bahwa penguatan UMKM sejalan dengan program Dasa Bakti Pemkot Malang, khususnya melalui program Ngalam Laris yang mendorong UMKM naik kelas. "Omah Singosari adalah contoh nyata bagaimana brand asli Malang bisa terus bertumbuh dengan tetap berpihak pada produk lokal," tambahnya.
(KS-5)