XLSMART Resmi Meluncur, Siap Rebut Pasar Telekomunikasi di Jatim, Bali, dan Nusa Tenggara

KANALSATU — Industri telekomunikasi nasional memasuki era baru seiring dengan peluncuran resmi PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (IDX: EXCL), entitas hasil penggabungan antara PT XL Axiata Tbk, PT Smartfren Telecom Tbk, dan PT Smart Telecom.
Dengan ambisi menghadirkan layanan yang lebih luas dan inklusif, XLSMART menetapkan kawasan timur Indonesia — Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT) — sebagai wilayah prioritas ekspansi.
Presiden Direktur dan CEO XLSMART, Rajeev Sethi, menekankan bahwa wilayah timur memiliki potensi strategis dalam transformasi digital Indonesia.
“East Region adalah pasar masa depan. Dengan populasi lebih dari 40 juta jiwa dan tingkat penetrasi internet yang terus tumbuh pesat, kawasan ini adalah fokus utama kami untuk memperluas layanan dan meningkatkan kualitas jaringan,” ujar Rajeev dalam peluncuran yang digelar di Surabaya, Rabu (30/4/2025).
Menurut data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), wilayah Indonesia timur — khususnya NTB dan NTT — mencatat lonjakan pertumbuhan pengguna internet lebih dari 10% pada tahun 2023, tertinggi secara nasional.
Namun, kesenjangan akses masih menjadi tantangan utama. XLSMART menargetkan menjembatani gap tersebut dengan investasi besar dalam jaringan 4G, fiber optik, dan otomasi teknologi jaringan.
“Dengan integrasi infrastruktur XL Axiata dan Smartfren, kami menghadirkan konektivitas yang lebih cepat, stabil, dan merata. Tidak hanya di kota-kota besar seperti Surabaya dan Denpasar, tapi juga hingga pelosok di Sumbawa, Kupang, hingga Flores,” kata Rajeev.
XLSMART juga akan mempertahankan tiga brand layanan utama — XL, AXIS, dan Smartfren — yang menyasar segmen pasar berbeda, dari premium hingga value seekers. “Kami tidak hanya memperluas jaringan, tapi juga memastikan pelanggan punya lebih banyak pilihan produk digital yang relevan dan kompetitif,” tambahnya.
Di sektor fisik, XLSMART memperkuat kehadiran melalui pusat layanan seperti XL Center dan Galeri Smartfren, serta ribuan mitra outlet lokal di kawasan timur, untuk memudahkan akses layanan dan dukungan pelanggan.
Selain itu, perusahaan juga menjalin kemitraan strategis dengan pemerintah daerah, pesantren, universitas, dan pelaku UMKM guna mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan dan ekonomi lokal. “Kami ingin teknologi menjadi jembatan kemajuan untuk masyarakat di Nusa Tenggara maupun Jawa Timur,” ujar Rajeev.
Dengan proyeksi pendapatan proforma Rp45,8 triliun dan basis pelanggan gabungan mencapai 94,5 juta, XLSMART menargetkan menjadi perusahaan telekomunikasi paling dicintai di Indonesia pada 2027.
(KS-5)