SIG Bidik Pasar Global, Pengembangan Fasilitas Ekspor di Tuban Dipercepat

KANALSATU - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) terus memperkuat ekspansi pasar ekspor sebagai strategi utama menghadapi tantangan industri semen domestik yang masih lesu. Melalui pengembangan dermaga dan fasilitas produksi di Pabrik Tuban, Jawa Timur, SIG menargetkan peningkatan kapasitas ekspor hingga 1 juta ton semen per tahun.
Proyek ini dikerjakan melalui anak usaha PT Solusi Bangun Indonesia Tbk dan menggandeng mitra strategis Taiheiyo Cement Corporation asal Jepang.
Langkah strategis ini difokuskan untuk menggarap pasar internasional, khususnya Amerika Serikat, dengan produk semen tipe khusus.
Penguatan infrastruktur ekspor ini diharapkan tidak hanya meningkatkan daya saing SIG di pasar global, tetapi juga memperluas jangkauan distribusi dan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok industri semen internasional.
“SIG siap melayani pasar internasional dengan membawa produk kebanggaan anak bangsa ke kancah dunia. Tidak hanya untuk mengatasi tantangan pasar domestik yang semakin kompetitif serta kondisi oversupply, ekspansi bisnis ini juga menjadi ajang pembuktian bahwa SIG mampu bersaing dengan produsen semen global,” ujar Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni.
Di tengah tekanan pasar dalam negeri, SIG mencatatkan pertumbuhan volume penjualan di kawasan regional sebesar 13,8% secara tahunan (year-on-year/yoy), mencapai 2,37 juta ton pada kuartal I 2025. Capaian ini menjadi sinyal positif atas strategi diversifikasi pasar yang dijalankan perusahaan.
Secara keseluruhan, SIG membukukan volume penjualan sebanyak 8,57 juta ton dengan pendapatan mencapai Rp7,65 triliun pada kuartal pertama 2025. Beban pokok pendapatan tercatat turun 1,2% yoy menjadi Rp6,09 triliun, sementara biaya operasional berhasil ditekan 2,6% menjadi Rp1,26 triliun.
Perusahaan juga mencatatkan EBITDA sebesar Rp1,09 triliun dan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp43 miliar.
Untuk menjaga kinerja ke depan, SIG juga memperkuat lini produk hijau seperti semen ramah lingkungan dan bata interlock presisi yang mendukung program pembangunan 3 juta rumah pemerintah. Selain itu, pendekatan yang lebih fokus pada kebutuhan regional pasar retail domestik turut menjadi bagian dari strategi pertumbuhan berkelanjutan perusahaan.
(KS-5)