Sinergi Pemerintah dan Swasta, 500 Rumah Tunawisma di Jatim Siap Direnovasi Mulai Juni

KANALSATU – Kolaborasi lintas sektor antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), dan pihak swasta menghasilkan inisiatif baru dalam upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat miskin ekstrem. Sebanyak 500 unit rumah akan direnovasi untuk para tunawisma di Jawa Timur, dimulai dari Kota Malang dan Pasuruan pada Juni mendatang.
Renovasi ini merupakan hasil kesepakatan dalam pertemuan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Dardak dengan Menteri PKP RI Maruarar Sirait di Jakarta, Selasa (6/5/2025). Program tersebut akan didukung langsung oleh Lippo Group, dengan James Riyadi selaku CEO hadir dalam pertemuan tersebut.
“Saya dan Mas Emil bahagia sekali. Selain program rumah subsidi, malam ini kami juga mendapat dukungan renovasi 500 rumah bagi tunawisma,” ujar Khofifah.
Lebih jauh, program ini juga akan didukung oleh Ciputra Group, yang dalam waktu dekat dijadwalkan ikut terlibat dalam kegiatan serupa. Sinergi ini diharapkan bisa menjadi model kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha dalam penanganan masalah sosial secara konkret dan terukur.
“Ini bukan hanya soal rumah. Ini tentang martabat dan masa depan masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa tidak ada warga yang tertinggal,” tegas Khofifah.
Menteri PKP Maruarar Sirait menyambut baik keterlibatan sektor swasta. Menurutnya, pendekatan kolaboratif menjadi kunci dalam percepatan pemerataan akses perumahan.
“Dengan dukungan swasta seperti Lippo dan Ciputra, dampak dari program perumahan ini akan jauh lebih luas. Kita tidak bisa kerja sendiri,” ujarnya.
Renovasi rumah bagi tunawisma ini akan dilaksanakan secara bertahap, dan menjadi bagian dari strategi jangka panjang mengurangi kemiskinan ekstrem di Jawa Timur.
(KS-9)