Winardi Legowo Ditetapkan Jadi Calon Dirut Bank Jatim

 

KANALSATU – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) menetapkan Winardi Legowo sebagai calon Direktur Utama yang baru menggantikan Busrul Iman dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan tahun buku 2024, Kamis (22/5/2025) di Kantor Pusat Bank Jatim di Surabaya. Penunjukan ini merupakan bagian dari langkah strategis perusahaan dalam menjaga kesinambungan transformasi dan penguatan sinergi antar BPD.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyatakan bahwa regenerasi kepemimpinan di tubuh Bank Jatim harus disertai dengan komitmen kuat terhadap transformasi dan inovasi.

“Dengan kepemimpinan baru, kami harap Bank Jatim terus menjadi institusi keuangan daerah yang adaptif, inklusif, dan menjadi mitra strategis pembangunan Jawa Timur,” ujar Khofifah.

Jajaran dewan komisaris dan direksi merupakan salah satu keputusan RUPS yang dilakukan untuk menyambut era konsolidasi BPD dan BPR di Tanah Air. Bukan hanya mengganti personel, pihaknya juga mengubah struktur organisasi dewan.

"Dalam waktu dekat, Bank Jatim akan membentuk KUB dan menjaga skema konsolidasi BPR di Jawa Timur. Karena itu, kami menambahkan jabatan wakil direktur utama yang akan dijabat oleh Pak Arief Wicaksono,'' jelasnya, Kamis (22/5).

Untuk calon direktur utama, Winardi Legowo terpilih untuk memimpin perusahaan ke depannya. Sebelum terpilih, dia menjabat sebagai Senior Vice President PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Dia akan mengganti Busrul Iman yang sudah hampir lima tahun memimpin Bank Jatim.

Selain itu, Adi Sulistyowati, Staf Khusus Menteri Koperasi Bidang Pembiayaan dan Perizinan Usaha Koperasi, ditunjuk sebagai Calon Komisaris Utama Independen Bank Jatim. Khofifah pun mengatakan bahwa jajaran nama di atas nantinya akan efektif sejak dinyatakan lulus penilaian kemampuan dan kepatuhan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Pada RUPS Tahunan Tahun Buku 2024 kali ini, terdapat agenda perubahan susunan pengurus perseroan yang salah satunya adalah pemberhentian dengan hormat Direktur Utama Busrul Iman yang dimana saat dilakukan RUPS tahunan tahun buku 2024 ini masa periode jabatannya telah berakhir. 

Perseroan mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas dedikasi dan kinerja yang telah diberikan kepada Bank Jatim selama ini.

Selain itu, Bank Jatim juga memberhentikan dengan hormat Edi Masrianto, Eko Susetyono, dan Zulhelfi Abidin. Berdasarkan hasil RUPS Tahunan Tahun Buku 2024, susunan Dewan Komisaris dan Direksi Bank Jatim sebagai berikut:

Calon Komisaris Utama Independen : Adi Sulistyowati

Komisaris             : Adhy Karyono

Komisaris Independen : Muhammad Mas’ud

Komisaris Independen : Dadang Setiabudi

Calon Komisaris Independen : Asri Agung Putra

Calon Komisaris Independen : Nurul Ghufron 

 

Calon Direktur Utama : Winardi Legowo

Calon Wakil Direktur Utama : R. Arief Wicaksono

Calon Direktur Bisnis Mikro, Ritel, dan Usaha Syariah : Tonny Prasetyo

Direktur Kepatuhan : Umi Rodiyah

Calon Direktur Keuangan, Treasury & Global Services : RM Wahyukusumo Wisnubroto

Direktur Bisnis Menengah, Korporasi, dan Jaringan : Arif Suhirman

Calon Direktur IT, Digital, dan Operasional : Wiweko Probojakti

Calon Direktur Manajemen Risiko : Wioga Adhiarma Aji

 

Ketua Dewan Pengawas Syariah : Dr (HC) KH Afifuddin Muhajir, Mpd.

Calon Anggota Dewan Pengawas Syariah : Prof. Dr. Muhammad Nasih, SE, M.T, Ak

Calon Anggota Dewan Pengawas Syariah : Ir. H. Tamhid Mashudi

 

Sebelumnya, Bank Jatim di bawah kepemimpinan Busrul Iman telah membukukan kinerja yang solid. Kolaborasi strategis dalam skema KUB dengan Bank NTB Syariah berhasil memperkuat struktur permodalan. Tahun ini, kerja sama serupa direncanakan dengan Bank Lampung, Bank NTT, Bank Sultra, dan Bank Banten.

Bank Jatim juga terus mengembangkan ekosistem digital melalui platform JConnect, serta mendukung digitalisasi transaksi pemda lewat integrasi dengan sistem SIPD, ETPD, dan SISKEUDESLINK. Pada 2024, alokasi anggaran teknologi informasi mencapai Rp 118,47 miliar. (KS-5)

 

Komentar