Line Dance PWI Jawa Timur Silaturahmi dengan Ketua Perwosi Kota Surabaya

LINE DANCE PWI: Berfoto bersama Ketua Perwosi Kota Surabaya dan Ketua Tim Penggerak PKK Surabaya, Rini Indriyani, saat menerima Line Dance PWI Jawa Timur, di Gedung PKK Kota Surabaya Jl Tambaksari, Selasa (3/6/2025). (dok/ita)

KANALSATU - Puluhan anggota Line Dance Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur bersilaturahmi dengan Ketua Perwosi Kota Surabaya dan Ketua Tim Penggerak PKK Surabaya.

Acara silaturahmi itu disambut oleh ketua Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Kota Surabaya dan Ketua Tim Penggerak PKK Surabaya, Rini Indriyani, di Gedung PKK Kota Surabaya Jl Tambaksari, Selasa (3/6/2025).

Ikut hadir mendampingi Rini Indriyani, antara lain Kepala Bidang Pengarus Utamaan Gender dan Pemenuhan Hak Anak Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Relita Wulandari dan istri Camat Tenggilis yang tergabung dalam Pokja PKK Surabaya, Wini.

Dalam kesempatan itu Koordinator Line Dance PWI Jawa Timur, Ita Siti Nasyi’ah, menjelaskan kedatangannya untuk mengenalkan ke jajaran Pemkot Surabaya dan Perwosi Kota Surabaya khususnya, bahwa di PWI Jawa Timur ada komunitas Line Dance yang berada di bawah naungan Sie Pemberdayaan Wanita. 

Anggotanya adalah wartawan (masih aktif bekerja di media surat kabar, online, radio hingga TV), mantan wartawan hingga istri wartawan.

“Kami siap berkolaborasi, bekerjasama sekaligus mendapatkan bimbingan dari Pemkot Surabaya dan jajaran terkait di bawahnya agar komunitas Line Dance PWI Jawa Timur bisa terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi Surabaya,” katanya.

Ita menjelaskan kegiatan Line Dance PWI Jawa Timur selama ini banyak memberikan  manfaat kesehatan kepada anggota. 

Line Dance mampu meningkatkan keseimbangan, refleks, dan kekuatan tubuh bagian bawah, serta membantu mencegah osteoporosis. 

Selain itu, lanjut Ita, Line Dance juga dapat melatih kardio, mengencangkan otot, meningkatkan rasa percaya diri dan mempererat silaturahmi. 

“Manfaat positif ini yang akan kami rawat agar para wartawan tetap sehat, aktif meski usia  sudah tidak muda lagi,” katanya.

Pada kesempatan itu Rini Indriyani mengatakan pihaknya menyambut baik adanya Line Dance PWI Jawa Timut. 

Bahkan Istri Walikota Surabaya, Eri Cahyadi, ini mempersilakan agar Line Dance PWI Jawa Timur bisa bergabung dengan organisasi-organisasi di bawah naungan Pemkot Surabaya.

Monggo kalau mau gabung ke GOW (Gabungan Organisasi Wanita) atau ke Perwosi Kota Surabaya. Kami terbuka jika organisasi-organisasi lain mau gabung,” katanya.

Rini menjelaskan Perwosi dan GOW Kota Surabaya memiliki kegiatan yang beragam, baik di bidang olahraga maupun sosial. 

Perwosi fokus pada kegiatan olahraga wanita, seperti Pekan Olahraga Wanita Kota Surabaya (Porwakot) yang mencakup berbagai cabang olahraga.

Sedangkan GOW lebih fokus pada kegiatan sosial, seperti anjangsana, santunan yatim, dan kegiatan wirausaha.

Relita Wulandari menambahkan Dharma Wanita (DWP) Kota Surabaya menaungi Universal Line Dance (ULD) Cabang Kota Surabaya.

Masyarakat yang ingin mengikuti ULD, lanjutnya, bisa datang langsung di Sanggar DWP Kota Surabaya setiap Jumat pukul 15.00 WIB, di Gedung Wanita, Jalan Kalibokor Selatan No 2 Surabaya. 

"Monggo anggota Line Dance PWI Jawa Timur juga bisa bergabung di sini. ULD di sini terbuka untuk umum yang memiliki minat yang sama,” katanya.

Relita juga menjelaskan ada sebanyak 35 sanggar ULD di Kota Surabaya dengan ratusan anggota.  

Mereka (anggota sanggar ULD) biasanya dilibatkan dalam even-even khusus Pemkot Surabaya, di antaranya 'Line Dance Bareng Nang Tunjungan' dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-731 tahun kemarin. (ard)

Komentar