Pertamina Gas OEJA Gelar Konseling Keswa dan Serahkan Bantuan Peralatan Produksi Minuman
Dukung Kesehatan Jiwa dan Kemandirian Kelompok Rentan

KANALSATU — PT Pertamina Gas (Pertagas)- afiliasi dari Subholding Gas Pertamina melalui unit usahanya Pertamina Gas Operation East Java Area (OEJA), terus menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan dan pemberdayaan masyarakat rentan.
Aksi kepedulian sosial tersebut diwujudkan melalui Program Konseling Kesehatan Jiwa yang dilaksanakan di Pendopo Sehati, Desa Ganggangpanjang, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo.
Program ini merupakan kelanjutan dari inisiatif tahun sebelumnya bertajuk Inovasi Sosial: Simfoni Kidung Tanggulangin.
Dalam Program Konseling Kesehatan Jiwa ini, Pertagas OEJA bersama Kecamatan Tanggulangin, Dinas Kesehatan Sidoarjo, dan Puskesmas Tanggulangin berhasil menggandeng masyarakat untuk membentuk Kelompok Kader Kesehatan Jiwa. Kader ini merupakan perwakilan dari masing-masing desa yang aktif mendampingi dan memantau pasien kesehatan jiwa (Keswa) di lingkungan mereka.
Kecamatan Tanggulangin diketahui menempati peringkat kedua jumlah kasus gangguan jiwa tertinggi di Jawa Timur. Fakta ini menjadi latar belakang strategis pengembangan program berkelanjutan yang menyasar akar permasalahan sosial dan kesehatan di wilayah tersebut.
Pada tahun 2025 ini, Pertagas OEJA memperkuat kolaborasi melalui kemitraan bersama Fakultas Psikologi Universitas Surabaya dengan kehadiran Ni Made Karinadevi Permata Jati, M.Psi. serta Mahasiswa Magister Psikologi Jocelyn Faustina.
Kolaborasi ini menghadirkan layanan konseling, skrining kesehatan mental, serta pelatihan intensif untuk keluarga pasien dan kader kesehatan jiwa.
Dengan mengusung tema “Mendukung Bagian Dari Hidupku”, pelaksanaan konseling berlangsung secara rutin setiap hari Rabu selama bulan Mei. Kegiatan ini diikuti oleh 60 peserta, terdiri dari pasien Keswa, keluarga pasien, dan kader kesehatan jiwa dari berbagai desa di Kecamatan Tanggulangin.
Tak hanya fokus pada aspek psikologis, Pertagas OEJA juga menunjukkan dukungan terhadap kemandirian ekonomi pasien melalui penyerahan bantuan peralatan produksi minuman herbal Jahe Pandan. Inisiatif ini bertujuan untuk mendukung produktivitas pasien Keswa, mendorong pemulihan berbasis ekonomi, serta membuka peluang partisipasi sosial yang lebih luas di tengah masyarakat.
Head of External Relation East Region Yedo Kurniawan mengatakan, Program ini adalah bagian dari komitmen dalam membangun masyarakat yang inklusif dan berdaya, sekaligus mendorong praktik sustainable living melalui pemulihan berbasis komunitas dan peningkatan produktivitas pasien ODGJ.
"Melalui program ini, kami ingin menghadirkan ruang aman dan peluang untuk pasien ODGJ dapat kembali berdaya. Semoga bantuan yang kami berikan bisa menjadi manfaat untuk hidup yang lebih mandiri, sehat, dan berkelanjutan," ujar Yedo.
Kegiatan ini menjadi bukti komitmen dalam mendukung hak atas kesehatan mental sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan. Pertagas OEJA berharap program ini dapat terus berlanjut, berkembang, dan menjadi model replikasi bagi wilayah lain yang menghadapi tantangan serupa. (KS-5)