Pertamina FT Tuban Salurkan Bantuan Kompor untuk Warga Terdampak Banjir di Tuban


KANALSATU - Hujan deras yang mengguyur wilayah Tuban pada akhir Mei 2025 menyebabkan meluapnya Sungai Kali Kening, anak sungai dari Bengawan Solo. Akibatnya, puluhan rumah di Desa Sidomukti, Kecamatan Kenduruan, Kabupaten Tuban terendam banjir.

Sedikitnya 80 kepala keluarga terdampak, dengan gangguan signifikan terhadap aktivitas harian, terutama dalam hal menyiapkan makanan.

Sebagai bentuk kepedulian, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) melalui Fuel Terminal (FT) Tuban memberikan bantuan berupa 100 unit kompor kepada warga terdampak.

Penyaluran bantuan dilakukan langsung di lokasi banjir oleh tim Pertamina FT Tuban yang dipimpin oleh Fuel Terminal Manager, Rahmad Febriadi, bersama perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban.

“Bantuan ini merupakan bentuk respon cepat kami dalam situasi darurat. Kompor adalah kebutuhan mendesak agar warga tetap bisa memasak di tengah keterbatasan,” jelas Rahmad Febriadi.

Bantuan tersebut disambut baik oleh Kepala Desa Sidomukti, H. Selamet, yang mewakili masyarakat penerima bantuan. Ia menyampaikan apresiasinya atas dukungan dari Pertamina. “Kami sangat berterima kasih atas bantuan ini. Kompor yang diberikan sangat membantu warga dalam memenuhi kebutuhan pokok selama banjir,” ujarnya.

Langkah ini sejalan dengan upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam aspek pemenuhan kebutuhan dasar, peningkatan ketangguhan masyarakat, dan penanganan bencana.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyatakan bahwa kehadiran perusahaan di tengah masyarakat dalam masa krisis merupakan bentuk nyata dari tanggung jawab sosial.

“Pertamina selalu berupaya hadir dan tanggap terhadap kondisi darurat masyarakat. Ini merupakan bagian dari komitmen sosial perusahaan yang berfokus pada solidaritas dan keberlanjutan,” tutur Ahad.

Pertamina Patra Niaga terus memperkuat ketahanan masyarakat melalui program tanggap bencana yang terencana, serta bantuan berkelanjutan sebagai wujud kontribusi terhadap pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
(KS-5)
Komentar