Dukung Pemerintah Turunkan Angka Stunting, Alfamart Bagikan Telur Gratis Selama 6 Bulan

KANALSATU - Dalam rangka mendukung upaya penurunan angka stunting di Indonesia, Alfamart terus menunjukkan komitmennya melalui berbagai program sosial. Salah satunya adalah pelaksanaan Program Satu Telur Sehari.
Program ini merupakan bagian dari inisiatif Alfamart Sahabat Posyandu, yang menyasar balita dengan risiko stunting di berbagai daerah.
Di tahun 2025, program ini dilaksanakan di 25 kota/kabupaten di Indonesia, termasuk Surabaya. Di Kota Pahlawan, kegiatan ini dilakukan dengan menggandeng Puskesmas Tenggilis Mejoyo sebagai mitra pelaksana sejak 16 April dan berlangsung selama enam bulan.
“Melalui program ini, kami berharap dapat memberikan intervensi gizi sederhana namun berdampak besar, yaitu dengan menyediakan satu butir telur setiap hari bagi anak-anak yang membutuhkan,” ujar perwakilan dari Corporate Communications Alfamart Ame Dwi Pramesti.
Ia menambahkan bahwa upaya ini merupakan bentuk kontribusi nyata Alfamart terhadap penurunan prevalensi stunting, sejalan dengan program pemerintah.
Dalam pelaksanaannya, program ini menargetkan lebih dari 1.000 anak penerima manfaat dengan total distribusi sebanyak 190.000 butir telur hingga Oktober 2025.
Berdasarkan hasil evaluasi pada pelaksanaan tahun sebelumnya di 12 kota/kabupaten, program ini mencatat keberhasilan sebesar 71% dalam peningkatan status gizi anak berdasarkan berat badan, tinggi badan, dan indikator kesehatan lainnya.
Khusus di Kecamatan Tenggilis Mejoyo, Surabaya, sebanyak 40 balita dari empat kelurahan menjadi penerima manfaat, yaitu Kelurahan Tenggilis, Kendangsari, Kutisari, dan Panjang Jiwo. Para kader Posyandu di masing-masing kelurahan secara rutin membagikan telur secara langsung ke rumah-rumah sasaran.
Ketua Kader Posyandu Kelurahan Panjang Jiwo, Merry, mengaku senang dengan dukungan ini. “Anak-anak sangat suka, terutama kalau dibikinkan telur dadar. Harapannya program ini bisa terus berjalan bahkan sampai satu tahun,” katanya.
Hal senada disampaikan oleh Ibu Erwin dari Kelurahan Kutisari. “Kami ambil stok telur dari Alfamart Kutisari, lalu kirim langsung ke rumah anak-anak sasaran. Untuk pelaporan, tinggal kirim laporan melalui grup CSR Telur,” jelasnya.
Sementara itu, Nimas dari bagian gizi Puskesmas Tenggilis Mejoyo menyebut program ini sebagai inisiatif yang unik dan berdampak. “Biasanya kami menerima bantuan susu atau makanan tambahan (PMT), kali ini telur. Ini sangat baik karena kandungan protein dalam telur penting untuk mendukung tumbuh kembang anak,” ungkapnya.
Alfamart berharap melalui distribusi telur yang konsisten ini, angka stunting dapat terus ditekan dan anak-anak Indonesia bisa tumbuh lebih sehat. (KS-5)