PLN Hadirkan TPS3R dan Fasilitas Sanitasi di Mojokerto, Dukung Lingkungan Bersih dan Desa Mandiri


KANALSATU - Masalah air bersih, sanitasi, dan pengelolaan sampah menjadi tantangan utama seiring meningkatnya jumlah penduduk. Menjawab persoalan itu, PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) terus memperkuat komitmennya melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), salah satunya di Desa Mlirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto.

Lewat kerja sama dengan BUMDes Barokah Desa Mlirip, PLN menyerahkan bantuan berupa pembangunan Tempat Pengelolaan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R), sarana air bersih dan sanitasi, serta satu unit kendaraan pengangkut sampah.

Fasilitas ini akan dimanfaatkan oleh lebih dari 7.600 warga setempat yang selama ini menghadapi kendala pengelolaan limbah rumah tangga.

Tak hanya menghadirkan infrastruktur fisik, TPS3R ini juga diharapkan menjadi pusat pemberdayaan masyarakat—membuka peluang usaha seperti produksi kompos dari sampah organik dan daur ulang plastik bernilai ekonomi. Inisiatif ini sejalan dengan visi Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi untuk membangun desa yang mandiri dan berdaya saing.

Kepala Desa Mlirip, Purwanto, mengapresiasi kontribusi PLN dalam mendukung kualitas hidup warganya. “Kami sangat berterima kasih. Bantuan ini akan menciptakan lingkungan bersih dan sehat melalui sistem pengelolaan sampah yang lebih terorganisir dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, General Manager PLN UIT JBM, Handy Wihartady, menegaskan bahwa program TJSL akan terus digulirkan sebagai bentuk dukungan nyata BUMN bagi masyarakat desa. “Kami berharap sinergi ini mendorong inovasi lokal dalam mengembangkan potensi desa, memperkuat daya saing, dan meningkatkan kesejahteraan warga,” jelasnya.

Dengan langkah konkret seperti ini, PLN tak hanya menerangi negeri, tetapi juga menyalakan harapan akan masa depan desa yang bersih, sehat, dan berdaya. (KS-5)
Komentar