Tim DVI Polda Jawa Timur Berhasil Identifikasi 5 Jenazah Korban Reruntuhan Ponpes

PROSES EVAKUASI: Tri Rismaharini, Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Penanggulangan Bencana bersama Tim, saat meninjau proses evakuasi korban musibah Ponpes Al Khoziny yang ambruk, Selasa (30/9/2025) lalu. (dok/istimewa)

KANALSATU - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur berhasil mengidentifikasi lima jenazah korban reruntuhan bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Sidoarjo. 

Tim DVI Polda Jawa Timur itu juga melaporkan keberhasilan identibikasi itu dilakukan bersama Rumah Sakit Islam (RSI) Siti Hajar Sidoarjo.

Sedangkan untuk lima jenazah tersebut, empat telah teridentifikasi dan diumumkan pada Rabu (1/10/2025) malam. 

Sementara untuk satu jenazah lainnya, berhasil diidentifikasi pada Kamis (2/10/2025), merupakan santri asal Krembangan, Surabaya. 

Berikut data 5 jenazah yang berhasil diidentifikasi: 

1. Maulana Alfan Ibrahimavic (13) asal Pabean Cantian, Surabaya.  
2. Muhammad Mashudulhaq (14) asal Dukuh Pakis, Surabaya  
3. Muhammad Soleh (22) asal Jalan Madura, Tanjung Pandan, Bangka Belitung.  
4. Rafi Catur Okta Mulya Pamungkas (17) asal Putat Jaya, Surabaya  
5. Moch. Agus Ubaidillah (14) asal Gresik Gadukan, Morok Krembanga, Krembangan, Surabaya (tambahan terbaru Kamis (2/10/2025).

Sumber KanalSatu.Com di RSI Siti Hajar, menyatakan seluruh jenazah korban Ponpes Al-Khoziny ambruk tersebut, saat ini sudah dibawa pulang untuk dimakamkan. 

Meski demikian dikatakan bahwa RSI Siti Hajar tetap bersiaga jika kembali ada jenazah dari korban reruntuhan bangunan Ponpes Al-Khoziny. 

"Pihak rumah sakit juga membuka posko mitigasi dan informasi di halaman rumah sakit," kata sumber yang enggan disebut namanya itu, dan menyarankan agar wartawan konfirmasi ke Tim DVI Polda Jawa Timur. (ard)

Komentar