Said Abdullah Kembali Terpilih Sebagai Ketua DPD PDIP Jatim

Minta Pengurus All Out Besarkan Partai

TERPILIH KEMBALI: Said Abdullah memberi keterangan pada awak media, usai terpilih kembali sebagai Ketua DPD PDIP Jawa Timur masa bakti 2025-2030,bdi Hotel Shangri-La Surabaya, Sabtu (19/12/2025). (dok/pdi)

KANALSATU - Said Abdullah, yang akrab dengan panggilan Buya Said, kembalì terpilih sebagai Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Jawa Timur masa bakti 2025-2030. 

Keputusan ini ditetapkan dalam Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab) PDIP Jawa Timur, yang digelar di Hotel Shangri-La Surabaya, Sabtu (19/12/2025).

Usai terpilih, Said Abdullah menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya insan media, awak media.

Dia juga menyampaikan rasa syukur karena pelaksanaan  Konferda berjalan lancar semuanya.

“Hari ini saya diberi tanggung jawab untuk melanjutkan kepemimpinan sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur periode 2025-2030," katanya.

"Amanat ini sangat berat. Jika amanat ini saya pikul sendirian, tentu tidak akan sanggup."

Hanya dengan gotong-royong, lanjut Said Abdullah, tugas sebesar apapun akan terasa ringan kita bagi bersama.

“Sebab itu, dengan kerendahan hati, kami mohon kawan-kawan pengurus DPD yang telah dilantik untuk all out membesarkan partai,” tuturnya.

Dia pun berharap lima tahun ke depan PDI Perjuangan Jawa Timur bisa merekrut anggota secara besar-besaran. 

“Jika saat ini anggotanya hanya 500 ribu lebih, maka target lima tahun ke depan harus bisa mencapai satu sampai lima juta,” tegas Said Abdullah.

Karena jumlah anggota tidak banyak, ia minta semuanya fokus membesarkan partai. 

“Dengan merancang program kerakyatan, saya optimis  akan mampu mengajak masyarakat untuk berbondong-bondong bergabung dengan PDI Perjuangan,” tandasnya.

Kepada awak media, Said Abdullah menjelaskan bahwa susunan kepengurusan periode ini merupakan kombinasi antara wajah lama dan kader baru sebagai bagian dari regenerasi partai.

Ke depan, lanjut dia, jajaran pengurus akan bekerja dengan upaya terbaik agar seluruh visi dan program yang telah disampaikan tidak sekadar menjadi slogan, melainkan benar-benar dirasakan masyarakat.

“Kami perlu kerja keras agar apa yang saya sampaikan dalam sambutan sebagai Ketua DPD terpilih bisa membumi menjadi kenyataan,” ujarnya.

Said menegaskan bahwa PDI Perjuangan sebagai partai politik akan terus memperkuat program-program kerakyatan, dengan fokus utama pada peningkatan kualitas pendidikan di Jawa Timur. 

Alasannya, pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul menjadi kunci menyongsong Indonesia Emas 2045.

Sebagai langkah konkret, DPD PDI Perjuangan Jawa Timur berencana menginisiasi pembentukan dana abadi pendidikan dan kewirausahaan. 

Dana ini ditargetkan mampu melahirkan 50 ribu startup hingga tahun 2030, sebagai motor penggerak ekonomi dan inovasi anak muda.

Menanggapi isu perampingan struktur kepengurusan, Said menegaskan tidak ada pengurangan jumlah pengurus. Dia menyebut jumlah pengurus DPD tetap 25 orang, sama seperti periode sebelumnya.

Menurut dia, perubahan yang terjadi merupakan bagian dari regenerasi dan bentuk apresiasi kepada kader di tingkat DPC yang dinilai layak naik ke struktur DPD.

“Ini bukan soal membuang atau menaikkan orang. Konferda adalah bagian dari regenerasi dan peningkatan kualitas organisasi. Semua tetap keluarga besar PDI Perjuangan,” jelas Said.

Diputuskan juga jabatan Sekretaris DPD yang sebelumya dijabat Sri Untari Bosowarno, kali ini dipercayakan kepada Deni Wicaksono. 

Sedang untuk posisi Bendahara DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, tetap dijabat Wara Sundari Renny Pramana.

Ada wajah baru yang masuk sebagai pengurus, yakni Didik Prasetiyono. Mantan Dirut PT SIER, terpilih menempati posisi sebagai Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Legislatif dan Eksekutif.

Sedangkan Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya yang akrab disapa Cak Eri, dipercaya menduduki posisi sebagai Wakil Ketua Bidang Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga.

Pelantikan atau pengucapan sumpah dan janji pengurus DPD PDI Perjuangan Jawa Tumur masa bakti 2025-2030, dilakukan Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Ideologi dan Kaderisasi, Djarot Saiful Hidayat. (ard)

Pengurus DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Masa Bakti 2025-2030:

1. Ketua
MH. Said Abdullah

Bidang Internal
2. Wakil Ketua Bidang Kehormatan Partai: Agus Wicaksono
3. Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Legislatif dan Eksekutif: Didik Prasetiyono
4. Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi : Bambang Yuwono
5. Wakil Ketua Bidang Keanggotaan dan Organisasi: Budi Sulistyono Kanang
6. Wakil Ketua Bidang Sumber Daya: Pulung Agustanto

Bidang Pemerintahan
7. Wakil Ketua Bidang Politik: I Made Riandiana Kartika
8. Wakil Ketua Bidang Pemerintahan, Otonomi Daerah: Ipuk Fiestiandani
9. Wakil Ketua Bidang Kebijakan Publik dan Reformasi Birokrasi: Dewanti Rumpoko
10. Wakil Ketua Bidang Reformasi Sistem Hukum Nasional: Andri Wahyudi
11. Wakil Ketua Bidang Perekonomian: Daniel Rohi
12. Wakil Ketua Bidang Kebudayaan dan Pendidikan: Didik Nurhadi

Bidang Kerakyatan
13. Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana, Kesehatan Perempuan dan Anak: Rudi Afianto
14. Wakil Ketua Bidang Industri, Perdagangan, BUMN, Investasi, Koperasi dan UMKM: Isnainiah
15. Wakil Ketua Bidang Tenaga Kerja dan Jaminan Sosial: Sulistyorini
16. Wakil Ketua Bidang Pariwisata, Pemuda dan Olahraga: Eri Cahyadi
17. Wakil Ketua Bidang Keagamaan dan Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa: KH. Abdul Wahab Yahya
18. Wakil Ketua Bidang Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Digital: Qintharra U. Yassifa
19. Wakil Ketua Bidang Pertanian dan Pangan, Kehutanan dan Lingkungan Hidup serta Kelautan dan Perikanan: Fatkurrahman
20. Wakil Ketua Bidang Hukum dan Advokasi: Martin Hamonangan

21. Sekretaris
Deni Wicaksono
22. Wakil Sekretaris Bidang Internal: Ratih Ditya Wijayanti
23. Wakil Sekretaris Bidang Program: Yordan M. Batara Goa

24. Bendahara
Wara Sundari Renny Pramana
25. Wakil Bendahara: Susy Cecilia Agustina S.

Komentar