Chairul Tanjung jelaskan soal foto dirinya yang menghebohkan
Foto yang beredar di media sosial hasil rekayasa

JAKARTA (WIN): Ketua Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chairul Tanjung (CT) akhirnya menjelaskan mengenai foto dirinya yang menghebohkan publik, dan banyak dibahas di Twitter, Facebook, maupun broadcast di BlackBerry. Bahkan ada beberapa media online yang mem-posting-nya. Pada foto itu seolah CT sedang memarahi Presiden SBY.
Foto kontroversi yang beredar luas pada Rabu (25/9/13) itu nampak ekspresi CT seolah marah besar yang ditujukan kepada presiden SBY dengan menunjuk wajahnya, dan disaksikan beberapa kerabat kepresidenan, termasuk diantaranya Ani Yudhoyono dan Mensesneg Sudi Silalahi. Sampai whatindonews.com membahas dalam EDITORIAL tentang siapa sosok CT, hubungannya dengan presiden SBY, dan saran tentang pentingnya penjelasan mengenai status foto dimaksud.
Ternyata foto yang tadinya diramaikan di Twitter itu dibantah keabsahannya oleh CT sendiri. Media online milik CT, yakni www.detik.com, pada Jumat (27/9/13) menkonfirmasikan bahwa foto itu hasil kreasi grafis tangan iseng yang disebarkan secara tidak bertanggung-jawab di media sosial.
"Saya sangat menghormati SBY sebagai pribadi maupun sebagai presiden. Sebagai orang Indonesia yang menghargai sopan santun dan tatakrama. Tindakan yang tidak pada tempatnya, tidak akan pernah saya lakukan kepada orang yang lebih tua, apalagi kepada Presiden - yang merupakan lambang negara,” tegas CT.
Berdasarkan pengamatan whatindonews, dari aspek kualitas gambar, siapapun akan sulit menjelaskan kepada publik bahwa foto itu tidak asli (meski ternyata memang tidak asli). Karena secara keseluruhan gambar itu tetap utuh seperti aslinya, hanya saja tangan kiri CT yang seolah menunjuk pakai telunjuk, ternyata pada foto aslinya menggenggam.
Keaslian foto itu ditunjukkan sendiri oleh fotografer aslinya, yakni Abror Rizki (fotografer Kepresidenan). Bahkan foto itu sudah diposting di website resmi kepresidenan (www.presidenri.go.id) jauh sebelum beredar di media sosial setelah sebelumnya dimanipulasi pada sisi ujung tangan kiri CT.
Foto itu merupakan rangkaian kunjungan Presiden SBY ke Bali dalam rangka meninjau kesiapan tempat KTT APEC. Sedangkan CT merupakan Wakil Ketua Panitia KTT APEC yang ditunjuk resmi oleh Presiden melalui Keppres. Termasuk kesiapan bandara internasional Ngurah Rai.
Pada pengecekan di Hotel Sofitel Luxury sebagai tempat retreat KTT APEC, CT menjelaskan banyak hal kepada Prtesiden SBY, termasuk di salah satu ruangan dimana tangan kiri CT menggenggam sambil diangkat untuk menjelaskan sesuatu kepada presiden. Tapi tangan kiri yang diangkat itu yang justru dimanipulasi dengan dikasih telunjuk sehingga seolah menunjuk wajah presiden. Di media sosial diisukan CT seolah sedang marah kepada presiden SBY.
"Jadi, pada saat peninjauan itu, banyak diinformasikan kepada Presiden, Ibu Negara, dan pejabat pendamping Presiden. Dan dalam kegiatan itu, tidak pernah (tidak mungkin) ada kegiatan memarahi atau menunjuk-nunjuk presiden," jelas CT.
CT yang saat ini menjabat Ketua Komite Ekonomi Nasional (KEN) menjelaskan, dirinya diberi amanah sebagai wakil ketua panitia nasional KTT APEC melalui Keppres nomor 22 tahun 2012. Dengan Keppres itu, CT diberi tanggung jawab agar KTT APEC bisa berlangsung dengan baik, mulai persiapan infrastruktur, konten, penyelenggaraan, media dan hubungan masyarakat, termasuk keamanan.(win5)