Wagub Emil Tekankan Kolaborasi Lintas Daerah
Leadership Update Forum Jatim 2026

KANALSATU – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menegaskan pentingnya memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan pemerintah kabupaten dan kota se-Jatim. Sinergi diperlukan guna memastikan pembangunan berjalan selaras dan berkelanjutan.
Penegasan tersebut disampaikan Emil saat menghadiri Leadership Update Forum (LUF) #1 Tahun 2026 yang digelar di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur, Surabaya, Kamis (29/1/2026).
Menurut Emil, kolaborasi yang solid antarpemerintah daerah menjadi kunci dalam menyinkronkan kebijakan pusat, provinsi, hingga daerah, terutama di tengah dinamika perubahan fiskal nasional. Ia menilai, tanpa semangat kolegial yang kuat, upaya pemerataan pembangunan akan sulit tercapai.
“Forum ini bukan sekadar ruang pembaruan pengetahuan kepemimpinan, tetapi juga momentum untuk memperkuat kebersamaan dan keselarasan antara provinsi dengan kabupaten/kota,” kata Emil.
Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur memiliki posisi strategis sebagai penghubung antara pemerintah pusat dan daerah. Peran tersebut menuntut kemampuan adaptasi yang tinggi agar setiap kebijakan dapat diterjemahkan secara efektif di tingkat kabupaten dan kota.
Leadership Update Forum #1 Tahun 2026 mengusung tema “Regional & Institutional Branding: Identitas Kuat, Citra Memikat, Daya Saing Hebat”. Tema ini dinilai relevan dengan tantangan era digital, di mana citra daerah dan institusi pemerintah sangat dipengaruhi oleh komunikasi publik, khususnya melalui media sosial.
Emil menekankan bahwa branding institusi bukan hanya soal pencitraan, melainkan bagian dari kepemimpinan strategis. “Pemimpin memiliki peran besar dalam membangun kepercayaan publik. Media sosial bisa menjadi sarana untuk menjelaskan program dan proses kebijakan secara transparan, bukan hanya menampilkan hasil akhirnya,” ujarnya.
Forum tersebut menghadirkan sejumlah narasumber nasional, di antaranya pakar pemasaran internasional Hermawan Kartajaya dan pakar komunikasi Suko Widodo. Emil berharap kehadiran para pakar ini dapat memperkaya perspektif peserta sekaligus mendorong diskusi yang konstruktif.
Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan pemerintahan tidak semata diukur dari kinerja birokrasi, tetapi dari kemampuan melibatkan dan menggerakkan partisipasi masyarakat.
“Harapannya, forum ini memberi dampak nyata, memperluas wawasan kepemimpinan, serta memperkuat jejaring antar pemerintah daerah demi Jawa Timur yang semakin maju,” pungkas Emil.
(KS-9)