Peringatan May Day 2026 di Surabaya, Khofifah Luncurkan Paket Kebijakan Pro-Buruh


KANALSATU - Ribuan buruh dari berbagai aliansi serikat pekerja memadati halaman Kantor Gubernur Jawa Timur di Jalan Pahlawan, Surabaya, Jumat (1/5/2026), dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak dan jajaran Forkopimda Jatim hadir langsung dalam peringatan yang dikemas dengan suasana syukuran dan kebersamaan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Pemprov Jatim meluncurkan paket kebijakan strategis yang disebut sebagai bentuk respons atas aspirasi buruh sekaligus komitmen meningkatkan kesejahteraan pekerja.

Sejumlah program afirmatif disiapkan, di antaranya insentif pemotongan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), perluasan kuota afirmasi pendidikan bagi anak buruh, pengembangan transportasi publik, hingga percepatan regulasi perlindungan tenaga kerja.

Khofifah menjelaskan, insentif pajak kendaraan akan diberikan dengan skema pengurangan sekitar 20 persen bagi buruh kategori desil 1 hingga 4. Bahkan, tidak menutup kemungkinan adanya pembebasan pajak pokok dan pungutan tambahan sesuai kriteria.

“Kami akan menyusun skema yang tepat agar pengurangan pajak ini benar-benar meringankan beban buruh,” ujarnya.

Di sektor pendidikan, Pemprov Jatim juga memperkuat kebijakan kuota afirmasi bagi anak buruh. Program ini sebenarnya telah berjalan sejak beberapa tahun lalu, namun realisasinya masih perlu ditingkatkan.

Hingga kini, capaian kuota afirmasi baru sekitar 1,33 persen dari target 5 persen pada 2025. Khofifah menegaskan, kebijakan ini menjadi bagian penting dalam membuka akses pendidikan yang lebih luas dan berkualitas bagi keluarga pekerja.

“Ini bentuk komitmen kami agar anak-anak buruh mendapatkan kesempatan pendidikan yang lebih baik,” katanya.

Sementara itu, di sektor transportasi, Pemprov Jatim merespons kebutuhan mobilitas pekerja dengan merencanakan pembukaan koridor baru Bus Trans Jatim di kawasan Pasuruan Raya. Rute ini ditujukan untuk mendukung akses pekerja menuju kawasan industri, termasuk PIER.

Selain itu, Pemprov Jatim juga mendorong pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Sistem Jaminan Pesangon bersama DPRD Jatim sebagai langkah memperkuat perlindungan tenaga kerja.

Di bidang perumahan, pemerintah daerah tengah mengkaji skema penyediaan hunian layak bagi buruh melalui kolaborasi dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Khofifah juga menyerahkan santunan dari BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis. Santunan meliputi Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Hari Tua, Jaminan Pensiun, hingga beasiswa bagi ahli waris pekerja.

Santunan diberikan kepada ahli waris almarhum Moch. Samsul Munif sebesar Rp437 juta dan almarhum Aji Candra Wibowo sebesar Rp555 juta.

Ketua SPSI Jatim Ahmad Fauzi mengapresiasi langkah Pemprov Jatim yang dinilai berpihak pada buruh. Menurutnya, kebijakan seperti insentif pajak, afirmasi pendidikan, hingga penguatan transportasi sangat dirasakan manfaatnya.

“Kami berterima kasih atas perhatian pemerintah. Ini bukti keberpihakan kepada buruh,” ujarnya.

Ia juga menilai kebijakan afirmasi pendidikan bagi anak buruh sebagai langkah progresif yang belum banyak diterapkan di daerah lain.

Peringatan May Day 2026 di Jawa Timur ditutup dengan pemotongan tumpeng dan penyerahan kue ulang tahun kepada perwakilan serikat pekerja sebagai simbol kebersamaan antara pemerintah dan buruh. (Ks-5)
Komentar