PLN NP Gandeng Geo Dipa Optimalkan PLTP Dieng, Buka Peluang Energi Masa Depan

KANALSATU – PT PLN Nusantara Power (PLN NP) memperkuat komitmennya dalam pengembangan energi bersih dengan menjalin kolaborasi strategis bersama PT Geo Dipa Energi (Persero) (GDE). 

Kedua perusahaan menandatangani Joint Development Study Agreement (JDSA) untuk melakukan studi pengembangan peningkatan kinerja pembangkit panas bumi sekaligus membuka peluang bisnis ketenagalistrikan berkelanjutan.

Kerja sama ini diawali dengan kajian peningkatan performa operasional pembangkit panas bumi, khususnya melalui rencana retrofit Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Dieng Unit 1. 

Program tersebut ditargetkan mampu meningkatkan keandalan dan efisiensi pembangkit, sehingga kinerja aset panas bumi dapat semakin optimal.

Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah, mengatakan penandatanganan JDSA menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk meningkatkan kinerja pembangkit sekaligus memperluas kontribusi energi bersih nasional.

“Penandatanganan JDSA ini menjadi wujud komitmen PLN Nusantara Power untuk menghadirkan peningkatan kinerja operasional pembangkit secara terukur melalui kolaborasi strategis. Retrofit PLTP Dieng 1 kami dorong sebagai upaya peningkatan keandalan dan efisiensi, sekaligus membuka peluang pengembangan panas bumi di lokasi-lokasi potensial berikutnya,” ujar Ruly.

Melalui studi tersebut, PLN NP dan Geo Dipa Energi juga akan mengidentifikasi potensi pengembangan panas bumi di masa depan melalui pendekatan teknis dan bisnis yang terukur. 

Kolaborasi ini tidak hanya berfokus pada optimalisasi pembangkit yang sudah ada, tetapi juga membuka ruang bagi pengembangan teknologi dan proyek baru di sektor panas bumi.

Lebih jauh, kerja sama tersebut juga mencakup peluang pengembangan energi masa depan, termasuk inisiatif green hydrogen berbasis energi panas bumi sebagai bagian dari transformasi energi bersih nasional.

“Di saat yang sama, kami juga memperluas langkah menuju energi masa depan melalui inisiatif green hydrogen berbasis panas bumi sebagai bagian dari transformasi energi bersih nasional,” tambah Ruly.

PLN Nusantara Power menilai kerja sama ini memiliki fondasi kuat karena dibangun dari kolaborasi yang telah berlangsung sebelumnya. 

Dalam tiga tahun terakhir, PLN NP dan Geo Dipa Energi telah merealisasikan lebih dari delapan kontrak kerja sama dalam skema beyond kWh, di mana GDE memanfaatkan kompetensi PLN NP untuk mendukung kebutuhan operasional dan peningkatan kinerja pembangkit.

Melalui JDSA ini, kedua perusahaan optimistis sinergi yang terbangun akan mempercepat optimalisasi aset panas bumi nasional, memperkuat ketahanan energi, sekaligus mendorong percepatan transisi menuju energi hijau di Indonesia. (KS-5)

Komentar