CMK Perkuat Good Governance, Kunci Bisnis Perhiasan Berintegritas dan Berkelanjutan

KANALSATU – Central Mega Kencana (CMK) menegaskan komitmennya dalam menerapkan prinsip good governance sebagai fondasi utama bisnis perhiasan yang berintegritas, transparan, dan berkelanjutan di Indonesia.

Grup perhiasan yang menaungi MONDIAL, Frank & co., dan The Palace Jeweler ini menilai tata kelola perusahaan yang baik menjadi kunci dalam membangun kepercayaan publik, menjaga reputasi, serta memastikan keberlanjutan usaha jangka panjang di industri perhiasan.

Chief Operation Officer CMK, Petronella Soan, menegaskan bahwa penerapan good governance dilakukan secara disiplin dan menyeluruh di seluruh lini operasional.

“Good governance menjadi fondasi utama kami dalam membangun bisnis yang berintegritas dan berkelanjutan. Setiap aspek operasional, mulai dari kepatuhan pajak hingga pencegahan pencucian uang, dijalankan secara transparan,” ujarnya.

CMK mengimplementasikan tata kelola tersebut melalui tiga pilar utama, yakni kepatuhan pajak dan bea cukai, responsible sourcing, serta pencegahan tindak pidana pencucian uang.

Dari sisi kepatuhan, CMK secara konsisten memenuhi kewajiban perpajakan dan kepabeanan sesuai regulasi di Indonesia. Perusahaan bahkan tercatat sebagai importir berlian terbesar nasional dengan kontribusi sekitar 90 persen dari total impor berlian, berdasarkan data Badan Pusat Statistik senilai USD 46,94 juta.

Keterbatasan pasokan berlian dalam negeri membuat CMK mengimpor batu mulia dari berbagai negara. Namun seluruh proses dilakukan secara resmi dan sesuai ketentuan hukum, guna menjaga kepercayaan regulator, mitra, dan konsumen.

Dalam aspek sumber bahan baku, CMK memastikan penggunaan natural diamonds yang bebas konflik (conflict-free). Perusahaan juga bekerja sama dengan tiga perusahaan tambang berlian global yang menerapkan standar tinggi terhadap kesejahteraan pekerja dan kelestarian lingkungan.

Untuk menjaga kualitas dan transparansi, setiap berlian yang masuk akan melalui proses verifikasi ulang di laboratorium internal CMK dengan dukungan teknologi modern.

Selain itu, CMK juga memperkuat sistem pencegahan pencucian uang dengan memastikan setiap transaksi tercatat secara akuntabel serta mengenal profil pelanggan secara menyeluruh.

Komitmen terhadap tata kelola dan kepatuhan tersebut turut mendapat apresiasi dari otoritas. CMK meraih sejumlah penghargaan, antara lain Piagam Bea Cukai sebagai Importir High Valuable Goods serta Tax Payers Award dari kantor pajak.

Tak hanya itu, perusahaan juga menjalankan praktik bisnis berkelanjutan melalui penggunaan material sustainable gold, pengembangan sumber daya manusia, hingga pemberdayaan komunitas.

Dengan strategi tersebut, CMK optimistis dapat terus memperkuat posisinya sebagai pelaku industri perhiasan yang terpercaya dan bertanggung jawab di Indonesia. (KS-5)

Komentar