Arus Balik Lebaran 2026, Konsumsi BBM Transportasi Jatim Naik Jadi 2.362 KL/Hari

KANALSATU - Konsumsi bahan bakar minyak (BBM) untuk sektor transportasi penumpang di Jawa Timur mengalami peningkatan selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2026. PT Pertamina Patra Niaga mencatat penyaluran BBM PSO (non subsidi) mencapai 2.362 kiloliter (KL) per hari, naik dari rata-rata normal harian sekitar 2.330 KL per hari.
Kenaikan ini sejalan dengan lonjakan mobilitas masyarakat, khususnya pada puncak arus mudik dan balik yang mendorong peningkatan kebutuhan energi di sektor transportasi darat (kereta api) dan laut.
Sepanjang periode tersebut, Pertamina memastikan pasokan energi untuk sektor strategis tetap terjaga. Distribusi BBM untuk operasional kereta api, angkutan laut, serta sektor industri dilaporkan berjalan lancar guna mendukung mobilitas antarwilayah.
Aktivitas transportasi kereta api di Jawa Timur tercatat mengalami lonjakan signifikan, dengan jumlah penumpang mencapai 48 ribu hingga 52 ribu orang per hari saat puncak arus balik. Pergerakan ini didominasi dari dan menuju Stasiun Surabaya Gubeng, Pasar Turi, serta Malang.
Sementara itu, peningkatan juga terjadi pada moda angkutan laut. Di Terminal Gapura Surya Nusantara (GSN) Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, jumlah penumpang yang masuk tercatat mencapai 2.268 orang, atau melonjak sekitar 56 persen dibandingkan rata-rata harian yang hanya sekitar 1.000 orang. Lonjakan serupa juga terlihat di kawasan pelabuhan Banyuwangi untuk rute penyeberangan ke Bali.
Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus Pertamina Patra Niaga, Ahad Rahedi, mengatakan meningkatnya frekuensi perjalanan turut berdampak pada kebutuhan energi operasional transportasi.
“Pertamina memastikan pasokan BBM untuk operasional kereta api dan angkutan laut tetap tersedia dengan baik, sehingga perjalanan dapat berlangsung lancar dan sesuai jadwal,” ujar Ahad.
Ia menegaskan, keandalan pasokan energi menjadi faktor kunci dalam menjaga kelancaran layanan transportasi selama periode arus balik. Dengan dukungan distribusi energi yang optimal, masyarakat diharapkan dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman.
Pertamina Patra Niaga terus melakukan pemantauan intensif terhadap penyaluran energi di seluruh wilayah Jawa Timur. Selain sektor transportasi, perusahaan juga menjamin ketersediaan BBM bagi kebutuhan masyarakat, industri, serta layanan publik tetap terpenuhi.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas pasokan energi nasional di tengah tingginya mobilitas masyarakat dan dinamika cuaca di sejumlah wilayah perairan selama masa arus balik Lebaran 2026.
(KS-5)