Sebanyak 7.593 Jemaah Haji Sudah Terbang dari Embarkasi Surabaya, Operasional Lancar Tanpa Delay

Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam

KANALSATU - Sebanyak 7.593 jemaah haji dan petugas dari Embarkasi Surabaya telah diberangkatkan ke Tanah Suci hingga 27 April 2026. Angka ini setara 17 persen dari total rencana 44.080 jemaah pada musim haji 1447 H/2026 M, dengan seluruh penerbangan tercatat tepat waktu tanpa keterlambatan.

Operasional pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Surabaya memasuki hari ketujuh dengan progres yang terkendali dan berjalan lancar. Data Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) mencatat, hingga 27 April 2026, total 7.593 jemaah telah diberangkatkan dalam 20 kelompok terbang (kloter).

Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari 6.833 jemaah dalam 18 kloter hingga 26 April, ditambah keberangkatan tiga kloter pada hari ini.

Secara keseluruhan, Embarkasi Surabaya tahun ini dijadwalkan memberangkatkan 44.080 orang yang terdiri dari 42.109 jemaah, 464 petugas, 162 Petugas Haji Daerah (PHD), serta 140 pembimbing ibadah dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU). Seluruhnya terbagi dalam 116 kloter.

Dari sisi komposisi, jemaah yang telah berangkat didominasi perempuan sebanyak 3.973 orang, sementara laki-laki tercatat 3.620 orang.

Dalam pelaksanaannya, terdapat tujuh kursi kosong (open seat) yang disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain tiga jemaah dirawat di rumah sakit, satu orang menunda keberangkatan, serta empat kursi kosong karena alasan teknis.

Kinerja ketepatan waktu penerbangan juga menjadi sorotan positif. Seluruh kloter yang telah diberangkatkan tercatat memiliki On Time Performance (OTP) 100 persen tanpa keterlambatan maupun perubahan jadwal.

Di tengah kelancaran tersebut, PPIH Embarkasi Surabaya juga menyampaikan kabar duka atas wafatnya seorang jemaah asal Kabupaten Pasuruan, Kamariyah, yang tergabung dalam Kloter 8.

Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, menyampaikan belasungkawa mendalam atas kepergian almarhumah.

Sementara itu, tercatat tiga jemaah lainnya mengalami penundaan keberangkatan karena faktor kesehatan dan saat ini masih menjalani perawatan di Asrama Haji Embarkasi Surabaya.

PPIH memastikan seluruh jemaah yang tertunda akan mendapatkan penanganan optimal hingga dinyatakan layak terbang dan dapat diberangkatkan pada kloter berikutnya.

“Seluruh proses pemberangkatan hingga hari ketujuh berjalan tertib, lancar, dan tepat waktu. Kami terus menjaga kualitas pelayanan agar jemaah berangkat dengan aman dan nyaman,” ujar Anam.

Ke depan, PPIH juga menjadwalkan kedatangan 1.140 calon jemaah pada 28 April 2026 yang berasal dari Kabupaten Tuban dan Bojonegoro, untuk selanjutnya diberangkatkan dalam tiga kloter berikutnya.

Dengan koordinasi lintas sektor yang solid, PPIH Embarkasi Surabaya menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh rangkaian operasional haji berjalan sesuai standar pelayanan, demi menjamin keamanan, kenyamanan, dan kelancaran ibadah para jemaah. (Ks-5)
Komentar