BRI Region 12 Surabaya Gelar Media Lunch dengan Wartawan

MEDIA LUNCH: Rahadi Kristiyono, Regional Micro Banking Head BRI Region Surabaya dan Lutfil Hakim, Ketua PWI Jawa Timur, saat hadir di acara Media Lunch di Surabaya, Kamis (dok/fik)

KANALSATU - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Region 12 Surabaya menggelar Media Lunch sebagai upaya mempererat dan memperkuat tali silaturahmi dengan wartawan.

Acara Media Lunch yang dilaksanakan di rumah makan Ria Galeria Surabaya, Kamis (7/5/2026) itu, juga diisi dengan sesi pemaparan pemberdayaan UMKM oleh BRI Region 12 Surabaya.

Hadir pada kesempatan itu, Rahadi Kristiyono, Regional Micro Banking Head BRI Region Surabaya, lengkap dengan jajaran tim BRI Regional Office Surabaya, dan TIM PR dari BRI Pusat.

Lutfil Hakim, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, hadir bersama Sekretaris dan beberapa Wakil Ketua, juga beberapa wartawan yang biasa meliput kegitan BRI.

Ketua PWI Jawa Timur menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas digelarnya acara Media Lunch dengan wartawan ini.

Menurut dia acara seperti ini dinilai sangat penting, karena korporasi besar sekelas BRI harus bisa meningkatkan relasi dengan wartawan agar bisa menjadi jembatan yang menjelaskan ke masyarakat, khususnya untuk usaha mikro. 

"BRI bukan sekdar perusahaan.  BRI telah menjadi instustri pembangun ekonomi indonesia. Apalagi sekarang, sudah ada anak usaha."

"Pentingnya diskusi dengan media, karena ini korporasi besar. Sedikt ada yang salah, persepi publik bisa dianggap salah semua," tegasnya.

Lutfil mengingatkan, soal seperti ini penting. Misalnya ada semacam penjelasan tentang BRI Grup, khususnya Region 12 Surabaya, ada 279 unit dan 250 kantor cabang.

"Ini separuh menduduki ekonomi di Jawa Timur. Ini penting bagi BRI  menjalin kerja sama dengan media, sehingga masyarakat semakin paham peran dan fungsi BRi bagi kemajuan ekonomi di Jawa Timur dan Indonesia," tutur Lutfil sembari berharap semoga BRI semakin jaya.

Rahadi Kristiyono, Regional Micro Banking Head BRI Region Surabaya, menyatakan sangat sependapat dengan penjelasan Ketua PWI Jawa Timur itu.

Karena itu dia berharap agar gelar acara seperti ini bisa berlanjut, atau dilakukan berkelanjutan.

"BRI memang terus melakukan edukasi. Misal dalam Media Lunch ini, diisi dengan sesi pemaparan materi mengenai Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Pemberdayaan UMKM," katanya.

Materi mengenai Penyaluran KUR dan Pemberdayaan UMKM ini juga dinilai sangat penting.

Alasannya, selama ini banyak yang beranggapan bahwa UMKM yang dapat KUR akan terus dapat KUR, padahal hal itu tidak benar.

"Itu contoh, jika UMKM yang dapat penyaluran KUR sudah meningkat usahanya, atau usahanya sudah sukses dan maju, maka harus ditingkatkan status kreditnya. Sedangkan KUR gantian dengan UMKM lain yang sudah mengantri di bawahnya," jelas Rahadi Kristiyono. (ard)

Komentar