Marc Márquez, terus mengukir prestasi

(WIN): Usianya masih sangat muda. Tapi prestasinya di sirkuit balap motor luar-biasa. Itulah Marc Márquez Alenta. Pendatang baru di arena MotoGP yang terahir 17 Februari 1993 di Cervera, Lleida , Spanyol ini adalah juara MotoGP 2013.
Pencinta olah-raga balap motor sudah tidak asing dengan Marc Márquez. Sebelumnya, dia adalah juara dunia kelas 125cc (Th 2010) dan juara kelas Moto2 (Th 2012).
Siapa yang menduga kalau debutan baru Marc Marquez di arena MotoGP berhasil menjadi juara. Marquez menjadi perhatian balap motor dunia, terutama timnya Honda Repsol.
“Saya sangat senang karena debut perdana di MotoGP langsung menjadi juara. Ini merupakan karir saya di ajang balap motor begengsi. Tak lupa saya ucapkan banyak terima kasih kepada seluruh fans, team dan sponsor yang mendukung saya,” ungkap Marquez Minggu (10/11/13) di Valencia.
Marquez menyadari tidaklah gampang untuk seorang pembalap menjadi juara dunia, apalagi persaingan di ajang ini cukup ketat. Bahkan musim ini Marquez menyatakan, persaingan antar pembalap cukup ketat, sehingga penetu siapa juara dunia harus ditentukan di seri terakhir GP Valencia.
“MotoGP adalah ajang bergengsi. Di sini banyak pembalap kelas dunia seperti Valentino Rossi, Jorge Lorenzo maupun rekan satu tim saya di Repsol Honda Dani Pedrosa,” tambahnya.
Wikipedia menuliskan, Marc Marquez membuat debutnya di kejuaraan pada 13 April 2008 kelas 125cc, di GP Portugal 2008 pada usia 15 tahun. Dia adalah pembalap termuda spanyol yang berhasil merebut posisi pole dan podium di ajang kejuaraan MotoGP.
Márquez memperoleh podium pertamanya pada 22 Juni 2008 di GP Inggris 2008, pada usia 15 tahun 127 hari. Pada 2009, dia adalah pembalap pabrikan KTM dan di GP Perancis 2009, dia memperoleh posisi pole pertamanya pada usia 16 tahun 89 hari.
Márquez juga meraih pole di GP Spanyol 2010, tetapi dia terkena musibah pada lap pertama ketika pipa knalpotnya jatuh dan berada di bawah ban belakang, sehingga Márquez mengalami cedera di bahunya. Kemenangan pertamanya diraih pada 6 Juni 2010 di GP Italia 2010. Kemenangan selanjutnya terjadi di GP Inggris 2010 , GP Belanda 2010 dan GP Catalan 2010 yang menjadikan Márquez sebagai pembalap termuda yang memenangkan empat balapan berturut-turut.
Kemenangan ke-lima-nya diraih di GP Jerman 2010 dan menjadi kemenangan Derbi yang ke-100 di kejuaraan MotoGP. Márquez menjadi pembalap pertama sejak Valentino Rossi di 1997 yang memenangkan 5 balapan berturut-turut di balapan 125cc.
Empat kemenangan berturut-turut dari GP Jepang 2010 sampai GP Portugal 2010 telah menempatkan Márquez memimpin dengan 17 poin di atas Nicolas Terol dengan hanya satu seri yang tersisa.
Di GP Portugal 2010, bendera merah berkibar di balapan karena hujan, sebelum bendera berkibar Márquez berada diposisi kedua di bawah Terol. Ketika kembali ke grid untuk balapan kedua, Márquez terjatuh pada lap pemanasan dan harus kembali ke pit. Dengan perbaikan, Márquez memulai start di belakang setelah tidak berhasil keluar dari pit lane sebelum lima menit menjelang start. Meskipun demikian, Márquez berusaha bangkit sejak start dan berhasil memenangkan perlombaan. Dengan demikian márquez memperpanjang keunggulannya sebelum seri terakhir di Valencia.
Kemenangan kesepuluhnya pada musim 2010 membuatnya menyamai rekor yang dibuat oleh Valentino Rossi pada tahun 1997. Marquez berada pada posisi keempat di balapan terakhir GP Valencia 2010 dan menjadikannya juara dunia termuda kedua setelah Loris Capirossi.
Kejuaraan Moto2Márquez pindah ke kelas Moto2 pada tahun 2011 sebagai pembalap tunggal dari tim baru Monlau Competición, yang dikelola oleh manager pribadinya sendiri Emilio Alzamora. Márquez memulai musim 2011 dengan sepasang kecelakaan GP Qatar 2011 dan GP Spanyol 2011, setelah berbenturan dengan Jules Cluzel. Dia finis di posisi 21 di GP Portugal 2011, sebelum meraih kemenangan perdana kela Moto2 di GP Perancis 2011.
Di GP Australia 2011 Marquez mengalami insiden dengan menabrak Ratthapark Wilairot sehingga ia kena pinalti tambahan 1 menit dari catatan waktu tercepatnya pada sesi kualifikasi. Akan tetapi, Márquez berhasil meraih podium ketiga walaupun harus kehilangan posisi pimpinan klasemen oleh Bradl. Marquez harus merelakan gelar juara dunia jatuh ketangan Bradl setelah tidak mengikuti dua seri terakhir karena mengalami masalah penglihatan.
Pada musim 2012, Marquez bertahan di kelas Moto2. Marquez berhasil meraih gelar juara dunianya pada musim 2012 setelah berhasil mendominasi di musim itu. 2013, Márquez membela Repsol Honda menggantikan Casey Stoner, Márquez keluar sebagai juara MotoGP 2013.(win5)