Hasil uji post-mortem sebut Paul Walker tewas akibat benturan
Bukan karena pengaruh narkoba

CALIFORNIA (WIN): Hasil uji post-mortem menyebutkan aktor AS Paul Walker ataupun supirnya tidak dalam pengaruh narkoba ataupun alkohol ketika kecelakaan yang menewaskan keduanya terjadi.
Laporan BBC London terbaru yang dikutip pada Minggu (5/1/14) menyebutkan mobil Porsche mereka disebutkan berada dalam "kecepatan yang tidak aman" ketika membentur tiang dan terbakar di California, pada 30 November 2013 lalu, seperti disampaikan dalam laporan koroner yang memuat hasil penyelidikan penyebab kematian keduanya.
Seperti diketahui bahwa actor ganteng Paul Walker dikenal sebagai jago balap dalam film Fast and Furious.
Dalam laporan koroner yang dipublikasikan pada Jumat (03/01), Otoritas memperkirakan kecepatan kendaraan Walker hampir mencapai 160km/ jam pada saat kecelakaan terjadi. Tetapi pejabat kantor sheriff mengatakan penyelidikan terhadap kecelakaan tersebut belum selesai.
Meski demikian, sebelumnya, uji post-mortem menyatakan Walker, 40 tahun, tewas karena benturan dan luka bakar. Koroner Los Angeles menemukan bahwa supir Roger Rodas, tewas karena luka benturan.
Secara khusus menurut laporan media, kedua pria tersebut tewas hanya dalam beberapa detik setelah kecelakaan terjadi. Walker bermain dalam film laris tentang balap mobil jalanan, Fast & Furious.
Produksi film Fast & Furious yang ketujuh mengalami penundaan menyusul kecelakaan tragis yang dialami aktornya. Universal Pictures kemudian mengumumkan untuk mengundurkan waktu pemutaran film tersebut beberapa pada April 2015. (win7)